Dibalik Kematian Dosen Untag, Terkuak Hubungan Rumit dengan Perwira Polisi

- Sabtu, 22 November 2025 | 09:00 WIB
Dibalik Kematian Dosen Untag, Terkuak Hubungan Rumit dengan Perwira Polisi

Fakta Mengejutkan di Balik Meninggalnya Dosen Untag Semarang

MURIANETWORK.COM Kasus kematian dosen Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Semarang, Dwinanda Linchia Levi (35), ternyata menyimpan fakta-fakta yang bikin geleng-geleng kepala. Yang bikin suasana makin runyam, Levi disebut-sebut sudah lama menjalin hubungan dan bahkan tinggal serumah dengan seorang perwira polisi, AKBP Basuki.

Nah, yang jadi masalah, sang polisi ini masih berstatus suami sah. Memang dia lagi pisah ranjang sama istrinya, tapi tetap saja statusnya masih bersuami-istri. Hubungan mereka ini sebenarnya udah jadi rahasia umum di kalangan rekan-rekan dosen. Beberapa bahkan sudah mengingatkan Levi soal risiko hubungan tanpa ikatan pernikahan itu.

Menurut pengakuan salah seorang dosen, Kastubi, dia sempat ngobrol dengan Levi di kantin kampus tiga hari sebelum kejadian. "Saya secara tidak sengaja keceplosan bilang ke Levi agar hati-hati dengan pacarnya yang seorang polisi," ujar Kastubi saat ditemui di Kampus Untag, Kota Semarang, Jumat (21/11/2025).

Kastubi mengaku sudah tahu hubungan mereka sejak awal 2024. Pertama kali curiga waktu lihat AKBP Basuki lagi bantu Levi turunin barang-barang selepas pulang dari luar kota. Yang bikin makin jelas, polisi itu datang pakai seragam dinas lengkap. "Tidak hanya saya yang melihat, tapi ada saksi lainnya," tegasnya.

Dia juga cerita kalau Levi memang dari dulu punya kecenderungan dekat-dekat dengan anggota polisi. Sebelum sama Basuki, Levi juga pernah pacaran dengan polisi lain, meski akhirnya putus di tengah jalan. "Levi senang dekat dengan anggota polisi. Motifnya apa saya enggak tahu," katanya.

Kastubi ngaku udah berkali-kali ngasih nasihat ke Levi. Soal sifat polisi yang katanya emosional, sampai soal status Basuki yang masih beristri. Tapi nasihatnya kayak angin lalu aja. "Levi bilang AKBP Basuki sudah pisah sama istri sahnya, bukan cerai, tapi pisah ranjang," beber Kastubi.

Di sisi lain, AKBP Basuki punya cerita yang beda sama sekali. Dia bantah kalau punya hubungan asmara dengan Levi. Katanya, dia cuma bantu-bantu Levi karena rasa simpati aja.

Tapi pengakuannya ini tentu aja bikin tanda tanya besar. Apalagi saat Levi ditemukan tewas tanpa busana di kamar 210 sebuah hotel di kawasan Gajahmungkur, Semarang, pada Senin 17 November 2025, Basuki ada di dalam kamar yang sama.

Kondisi Levi waktu ditemuin benar-benar memprihatinkan. Tubuhnya terlentang tanpa sehelai benang pun, dengan darah keluar dari hidung, mulut, dan area intimnya.

Kastubi bilang dia sengaja buka-bukaan soal hubungan mereka biar kasusnya jelas. "Jadi tidak ada maksud untuk menyudutkan atau memfitnah seseorang," tegasnya. Dia mendesak kepolisian buat bongkar tuntas kasus ini, termasuk dengan pemeriksaan digital forensik dari handphone korban dan Basuki.

Sekarang tinggal nunggu aja perkembangan penyelidikan. Masyarakat juga berharap kasus ini nggak cuma jadi berita hangat sesaat, tapi benar-benar diusut tuntas sampai ke akar-akarnya.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar