Yang menarik, ketika ditanya tentang tuduhan dari Anggota DPR Elise Stefanik yang menyebut Mamdani sebagai "jihadis", Trump justru membela Mamdani. "Tidak, saya tidak setuju," ujarnya. "Dia sedang berkampanye dan terkadang Anda mengatakan sesuatu selama kampanye."
Mamdani juga ditanya tentang protes di luar sinagoge New York. "Saya sangat peduli dengan keselamatan Yahudi dan saya sangat berharap dapat memberantas antisemitisme di lima wilayah," jawabnya.
Pertemuan yang awalnya diprediksi akan tegang justru berakhir dengan nada optimis. Mereka saling memuji kampanye masing-masing dan berjanji akan bekerja sama meningkatkan keterjangkauan hidup di New York City.
"Kami baru saja mengadakan pertemuan yang hebat, pertemuan yang sangat baik dan sangat produktif," kata Trump. "Satu kesamaan, kami ingin kota yang kami cintai ini menjadi sangat baik."
Sebuah rekaman video pertemuan tersebut beredar, menunjukkan kedua tokoh itu berbincang dengan santai. Meski perbedaan pendapat mereka tetap ada, setidaknya untuk sesaat, politik yang memecah belah bisa diredam di Ruang Oval.
Artikel Terkait
Prabowo Tegaskan Pencak Silat Sebagai Cermin Jati Diri dan Ilmu Kesatria
Tim SAR Kerahkan Drone Thermal Cari Remaja 14 Tahun yang Hilang di Hutan Mamuju
Arsenal Tersungkur di Kandang Sendiri, Bournemouth Menang 2-1
Ayah di Cianjur Ditahan Diduga Cabuli Anak Kandung Usia 10 Tahun