Namun begitu, urusan KUHAP bukanlah satu-satunya hal yang mengemuka. Ternyata, dalam pertemuan tersebut, Komisi III juga menyempatkan diri untuk memberikan apresiasi. Mereka melihat kinerja Polda Metro Jaya dalam menangani sejumlah kasus belakangan ini patut diacungi jempol.
“Saat kunjungan kemarin apresiasi pada Polda Metro Jaya pada saat kasus ledakan, pada saat penanganan aksi unjuk rasa Agustus–September serta ini menjadi evaluasi bersama bagi pemerintah, DPR, dan kepolisian untuk bisa mengatur ritme dalam penanganan aksi unjuk rasa,” ujarnya menjelaskan lebih lanjut.
Di sisi lain, pertemuan ini dihadiri oleh tokoh-tokoh kunci. Kapolda tidak sendirian; ia tampil didampingi oleh seluruh jajaran pejabat utama Polda Metro serta para Kapolres yang wilayah hukumnya berada di bawah naungan Polda Metro Jaya.
Dari kubu legislatif, dua nama besar hadir memimpin delegasi: Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, dan Ketua MKD, Nazaruddin Dek Gam. Mereka tidak datang sendirian. “Lalu ada sekitar 18 orang lainnya,” tambah Budi, melengkapi daftar kehadiran.
Artikel Terkait
Ketika Humor Tak Mau Lagi Hanya Menghibur: Absurditas dan Batas Toleransi Publik
Ketika Koruptor Beragama Islam, Mengapa Agamanya yang Diserang?
Asia Timur dan Pasifik: Lapangan Kerja Tumbuh, Tapi Kualitasnya Tergerus
Trump Tawarkan Uang Tunai ke Setiap Warga Greenland demi Aneksasi