Drakor Lagi Booming di Netflix, Tiga Judul Ini Paling Dicari
Kalau buka Netflix belakangan ini, pasti nemu deretan drama Korea yang lagi naik daun. Faktanya, per Senin (15/12), tiga judul drakor berhasil nyelonong masuk daftar 10 besar serial TV terpopuler di Indonesia. Mereka adalah The Price of Confession, Dynamite Kiss, dan Pro Bono. Nggak cuma trending, rating mereka juga mentereng banget.
Cerita dan konflik yang disuguhkan memang bikin penasaran. Makanya, setiap episode baru selalu ditunggu-tunggu. Soal kualitas, nggak perlu diragukan lagi. Drama-drama ini dapat pujian tinggi dari berbagai situs ulasan kayak IMDb dan Rotten Tomatoes, bahkan dari lembaga riset sekelas Nielsen Korea pun dapat nilai bagus.
Nah, penasaran kan apa aja yang bikin mereka spesial? Ini dia tiga rekomendasinya.
1. The Price of Confession
Dibintangi para aktor papan atas seperti Jeon Do Yeon, Kim Go Eun, dan Park Hae Soo, The Price of Confession langsung menarik perhatian. Ceritanya sendiri gelap dan penuh teka-teki. Jeon Do Yeon berperan sebagai Ahn Yun Su, seorang guru seni yang dituduh membunuh suaminya sendiri. Dia pun berjuang mati-matian untuk membuktikan bahwa dirinya tidak bersalah.
Di tengah keputusasaannya, dia bertemu dengan Mo Eum, seorang psikopat yang diperankan dengan dingin oleh Kim Go Eun. Mo Eum menawarkan kesepakatan yang mengerikan: dia bersedia mengaku sebagai pembunuhnya, tapi dengan syarat yang sama sekali nggak terduga. Dari sini, cerita jadi makin rumit dan menegangkan.
Ratingnya? Cukup solid. Di IMDb dapat 7,6 dari 10, sementara Rotten Tomatoes memberi nilai 80%. Yang menarik, 80% pengguna Google juga memberi tanda suka untuk serial ini.
2. Dynamite Kiss
Butuh tontonan yang lebih ringan tapi tetap seru? Dynamite Kiss jawabannya. Drama romantis ini punya premis yang lucu. Ahn Eun Jin memerankan Ko Da Rim, seorang wanita lajang yang terpaksa berpura-pura sudah menikah dan punya anak demi bisa kerja di perusahaan perlengkapan bayi.
Masalahnya, bosnya, Kong Ji Hyeok (Jang Ki Young), adalah tipe orang yang sangat skeptis soal cinta. Hubungan mereka awalnya penuh kebohongan, tapi lambat laun berkembang jadi sesuatu yang lebih dalam. Penonton diajak melihat bagaimana kebingungan dan momen-momen tak terduga justru mempertemukan dua hati.
Kesuksesannya terbukti dari rating Nielsen Korea. Episode ke-10 nya berhasil meraih rating rata-rata nasional 6,6%. Di IMDb, skornya bahkan lebih tinggi, yaitu 8,1/10. Sama seperti pendahulunya, 84% pengguna Google nyatain suka sama drakor yang satu ini.
3. Pro Bono
Terakhir ada Pro Bono yang menawarkan genre unik: komedi hukum. Jung Kyung Ho berperan sebagai Kang David, seorang hakim yang cerdas tapi sangat materialistis dan ambisius. Hidupnya hanya mengejar kesuksesan dan kekayaan.
Namun begitu, sebuah kejadian tak terduga mengubah jalan hidupnya 180 derajat. Dia memilih meninggalkan karier cemerlangnya untuk menjadi pengacara pro bono, alias pengacara yang membela klien tak mampu, di sebuah tim kecil yang terabaikan di firma hukum besar. Perubahan drastis inilah yang jadi inti cerita sekaligus sumber kelucuannya.
Respons penonton sangat positif. Ratingnya melonjak signifikan menurut data Nielsen. Kalau episode ketiga dapat 5%, episode keempatnya langsung naik tajam ke angka 8%. Jadi, lonjakannya cukup drastis dan menunjukkan bahwa ceritanya makin seru.
Artikel Terkait
PRIMARIA FEST 2026 Siap Digelar di Empat Kota, Angkat Indonesian Bounce Music ke Panggung Lebih Luas
RCTI Luncurkan Healing Jalur King Nassar, Variety Show yang Padukan Curhat, Musik, dan Empati
Yenny Wahid Akui Salah Dress Code di Pernikahan El Rumi dan Syifa Hadju
Prabowo Hadiri Resepsi Pernikahan El Rumi dan Syifa Hadju, Sebut Ahmad Dhani Sahabat dan Kader Gerindra