Hilux Ngamuk di Sintang, Kabur dari Razia Malah Tumbuk Avanza

- Jumat, 21 November 2025 | 12:12 WIB
Hilux Ngamuk di Sintang, Kabur dari Razia Malah Tumbuk Avanza

Hi!Pontianak - Sebuah insiden tabrakan yang cukup parah terjadi di kawasan Tugu Beji, Sintang, pada Jumat, 21 November 2025. Mobil Toyota Hilux yang dikemudikan seorang pengendara, diduga karena berusaha menghindari razia Operasi Zebra Kapuas Polres Sintang, justru menabrak Toyota Avanza hingga ringsek.

Kejadian itu langsung ramai diperbincangkan. Bukan cuma karena benturannya yang keras, tapi juga karena momennya terekam kamera warga. Video itu kemudian beredar luas di Instagram.

Akun @nurikshan.85 yang memposting video itu memberi keterangan singkat. "Ngelakkan razia laju-laju, nabrak mobil sama mobil," tulisnya. "Ada razia di Tugu Beji, ngelakkan mobil. Ngelakkan razia nabrak mobil," lanjut narasi dalam unggahan tersebut, menggambarkan aksi pengemudi Hilux yang panik.

Di sisi lain, Operasi Zebra Kapuas sendiri memang sedang digelar secara intensif. Polres Sintang gencar melakukan penindakan dan sosialisasi terkait tata tertib berlalu lintas di berbagai titik strategis kota. Titik-titik razia dipasang di lokasi yang dinilai rawan pelanggaran atau kecelakaan.

Pemeriksaan yang dilakukan oleh personel gabungan terbilang menyeluruh. Mereka tak hanya memeriksa kelengkapan surat-surat kendaraan, tapi juga hal-hal lain seperti penggunaan helm standar untuk pengendara motor, kepatuhan terhadap rambu lalu lintas, hingga mengamati perilaku berkendara yang dianggap berisiko menyebabkan kecelakaan.

Namun begitu, operasi ini tidak hanya berfokus pada tindakan tegas. Para petugas juga aktif menyampaikan imbauan dengan pendekatan yang humanis. Brosur berisi pesan keselamatan dan pentingnya disiplin di jalan raya dibagikan secara langsung. Ini semua dilakukan sebagai bagian dari upaya edukasi untuk membangun kesadaran masyarakat, bahwa tertib berlalu lintas itu intinya demi keselamatan bersama.

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar