Identitas Pria dalam Karung di Semak Cikupa Akhirnya Terbongkar

- Kamis, 20 November 2025 | 18:12 WIB
Identitas Pria dalam Karung di Semak Cikupa Akhirnya Terbongkar
Identitas Korban Tewas di Semak Cikupa Akhirnya Terungkap

Setelah beberapa hari terbaring tak dikenal, akhirnya terkuak juga identitas pria malang yang jasadnya ditemukan warga di semak kebun pisang, Desa Bunder, Cikupa. Polresta Tangerang berhasil mengidentifikasinya.

Korban ternyata adalah Danu Warta Saputra, pemuda 21 tahun asal Talang Padang, Tanggamus, Lampung. "Kami telah berhasil melakukan identifikasi. Dari hasil autopsi, jasad tersebut adalah Danu," jelas Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah, pada Kamis (20/11).

Jenazahnya sendiri kini sudah tak lagi menunggu. Sudah diserahkan ke keluarganya dan dibawa pulang ke Lampung untuk dimakamkan di sana. "Pihak keluarga kami bantu fasilitasi ambulans," tambahnya.

Bukti Kekerasan

Yang lebih mengerikan lagi, Danu diduga kuat jadi korban pembunuhan. Ini bukan kematian biasa. Andi memaparkan, hasil autopsi menunjukkan ada luka terbuka di leher sebelah kanan, plus sejumlah memar di lengan dan bibir. Cukup jelas itu bekas kekerasan.

"Laporan forensik menyebut ada luka terbuka dengan tepi rata di leher, diduga akibat senjata tajam. Ada juga luka memar di lengan atas kanan dan bibir," ucap Andi, merinci temuan timnya.

Kapan kira-kira dia meninggal? Perkiraan sementara, tiga sampai lima hari sebelum jasadnya ditemukan pada Selasa (18/11) lalu. Tapi ini belum final. "Kepastiannya masih menunggu pemeriksaan lanjutan lewat uji histopatologi," katanya, menambahkan bahwa pihaknya masih menunggu hasil lengkap lab untuk memastikan penyebab kematian yang sebenarnya.

Di sisi lain, penyelidikan terus berjalan. "Kami sudah mengumpulkan sejumlah keterangan dan bukti awal di lokasi," pungkas Andi.

Sebelumnya, mayat tanpa identitas itu ditemukan warga dalam kondisi yang sungguh memprihatinkan. Teronggok di semak-semak bawah jembatan Tol Tangerang-Merak, Cikupa. Jasadnya sudah tak bisa dikenali lagi karena membusuk. Parahnya, keadaan tubuhnya terikat dan dibungkus karung serta plastik hitam. Sungguh akhir yang tragis.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar