Menariknya, kerusakan yang dialami ketiganya tidak sama. Mobil warga lah yang paling parah kondisinya. Sementara itu, angkot JakLingko dan kendaraan dinas TNI hanya terkena ranting-ranting pohon. "Ada Jaklingko sama TNI tapi cuma kena ranting terus langsung jalan lagi," jelas Tegar. Kedua kendaraan itu pun langsung meninggalkan lokasi karena masih bisa dikendarai dengan normal.
Pohon beringin yang tumbang itu disebut-sebut berukuran cukup besar dan tumbuh di tepian trotoar. Tegar, yang baru bekerja di wilayah Perumnas sejak tahun 2023, mengaku ini adalah pertama kalinya dia menyaksikan langsung pohon tumbang di area tersebut. "Besar itu. Kalau saya tugas di Perumnas tahun 2023 baru ini sih tadi ada pohon tumbang," katanya.
Kesaksian serupa juga datang dari Abdul (23), saksi lain yang berada tak jauh dari tempat kejadian. Dia pun merasakan hembusan angin yang luar biasa kencang sebelum akhirnya pohon itu ambruk. "Tadi sempet angin kenceng sih," ucap Abdul singkat, mengonfirmasi kondisi cuaca yang tidak biasa sebelum insiden.
Artikel Terkait
KPK Ungkap Skema Suap Pajak, Negara Rugi Rp 59 Miliar
Maling Dana Haji: Kezaliman yang Berani Halangi Panggilan Langit
Delapan Tahun Berlalu, Tere Liye Buka Suara Soal Sindiran ke Petugas Pajak
Laba Sawit Menguap ke Singapura, Indonesia Cuma Dapat Sisa