Proses Hukum dan Duka Warga
Menyikapi kasus ini, keluarga telah melaporkan kejadian tersebut. Diketahui bahwa laporan juga telah dibuat oleh Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI). Sementara itu, suasana duka menyelimuti kediaman almarhum. Warga sekitar tampak berduyun-duyun datang untuk memberikan penghormatan terakhir dan mendoakan Hisyam.
Jenazah Hisyam rencananya akan dimandikan setelah dipulangkan dari Rumah Sakit Fatmawati dan akan dimakamkan di pemakaman keluarga yang letaknya tidak jauh dari rumahnya.
Kronologi Awal Dugaan Perundungan di SMPN 19 Tangsel
Insiden kekerasan yang menimpa Hisyam terjadi sebelumnya, tepatnya pada Senin, 10 November 2025, di dalam kelas saat jam istirahat. Korban, Muhammad Hisyam (MH), diduga kepalanya dijedotkan ke kursi besi oleh teman sebangkunya, yang berinisial RI.
Kepala SMPN 19 Tangsel, Frida Tesalonik, telah membenarkan terjadinya peristiwa tersebut. Pihak sekolah mengaku telah melakukan upaya mediasi antara orang tua korban dan orang tua pelaku untuk menyelesaikan masalah ini sebelum berujung pada kondisi kritis Hisyam.
Artikel Terkait
Iran Klaim Campur Tangan Asing, 51 Korban Jiwa Tewas dalam Gelombang Unjuk Rasa
Isu Kabur dan Aset Miliaran: Mengapa Narasi Pelarian Khamenei Tak Menyentuh Realitas?
KPK Gelar OTT di Kantor Pajak Jakarta Utara, Dugaan Manipulasi Pengurangan Pajak
Poligami Dihukum Lebih Berat, Kohabitasi Diringankan: Paradoks KUHP Baru