SitubondoNetwork.com - Pada tahun 2004, Sri Lanka menjadi saksi kecelakaan kereta api paling mematikan dalam sejarahnya.
Hal itu dipicu oleh gelombang tsunami yang mengguncang negara tersebut.
Peristiwa tragis ini melibatkan kereta api yang dikenal sebagai "Queen of the Sea Line," yang biasa beroperasi antara Colombo dan Galle.
Pada pagi hari Minggu, 26 Desember 2004, kereta ini meninggalkan Colombo dengan sekitar 1000-1500 penumpang berbayar.
Namun ternyata juga terdapat sejumlah penumpang tanpa tiket yang dikenal sebagai "kelinci".
Baca Juga: Beberapa Hal yang Bisa Membuat Kereta Api Anjlok, Woosh dan Argo Semeru Sudah Mengalaminya!
Artikel Terkait
Netanyahu Perintahkan Persiapan Darurat Menghadapi Eskalasi dengan Iran
Trump Naikkan Tarif Global Jadi 15% Usai Dibatalkan Mahkamah Agung
Iran Tegaskan Hanya Diplomasi Solusi untuk Isu Nuklir, Peringatkan Konsekuensi Militer
Obama Tegaskan Tak Ada Bukti Kunjungan Alien ke Bumi Saat Ia Presiden