Dilansir dari Anadolu, direktur Rumah Sakit Mohammed Yousef El-Najar Marwan Al-Hams menyatakan pihak PBB memberitahunya soal kedatangan 80 jenazah tersebut.
Marwan menyampaikan kondisi jenazah yang tiba dibungkus dalam wadah, ada yang masih utuh, ada pula yang telah hancur, bahkan membusuk.
Dalam laporan tersebut disebutkan pasukan Israel memberikan jenazah tanpa nama.
Bahkan, hal ini bukan kali pertama dilakukan oleh Israel.
Sebelumnya para tentara pernah melakukan hal serupa, menggali jenazah dari kuburan.
Dugaan praktek pencurian organ tubuh oleh para tentara Israel ini pada November 2023 lalu telah dilaporkan oleh Euro-Med Human Rights Monitor.
Pihak Organisasi Pemantau HAM tersebut mendesak penyelidikan internasional yang independen untuk mengusut kasus ini.
Mereka khawatir adanya probabilitas terkait pencurian organ vital jenazah warga Palestina pada 26 Desember 2023.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: surabaya.jatimnetwork.com
Artikel Terkait
Macron Serukan Koalisi Kemerdekaan untuk Lawan Dominasi AS dan China
Iran Klaim Tembak Jatuh Dua Jet Tempur AS, Bantah Klaim Trump Soal Pertahanan Udara
Akademisi Soroti Troll Army sebagai Alat Baru Propaganda Politik di Era Digital
Trump Ancam Rebut Pulau Kharg, Ultimatum AS ke Iran Berakhir 6 April