MURIANETWORK.COM - PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) menargetkan penambahan 700 Gerbang Tol (GT) yang dapat melayani transaksi tanpa henti (nirhenti) pada tahun 2026. Layanan ini dihadirkan melalui fitur Travoy Go dalam aplikasi Travoy, yang memungkinkan kendaraan melintas tanpa perlu melakukan tap kartu pembayaran. Direktur Utama Jasa Marga, Rivan Achmad Purwantoro, mengungkapkan hal tersebut di Jakarta, Senin (9/2/2026).
Mengenal Teknologi Gerbang Nirhenti Travoy Go
Dengan teknologi ini, pengguna cukup melaju dengan kecepatan sekitar 20 kilometer per jam saat mendekati gerbang tol. Sistem kemudian akan mengenali kendaraan dan membuka palang secara otomatis, menghilangkan kebutuhan untuk berhenti sejenak pun. Inovasi ini diharapkan dapat memperlancar arus lalu lintas, terutama di titik-titik ruas tol yang kerap padat.
Rivan menjelaskan, pengembangan infrastruktur ini sedang berjalan. "Saat ini di Jakarta ada 97 gate nirhenti, di tahun ini akan kita tambahkan 700 gate nirhenti," tuturnya. Ia melanjutkan, "Jadi nanti ada kombinasi yang sebagian besar adalah tanpa harus tap, cukup lewat dengan kecepatan 20 km per jam sudah bisa melakukan pembukaan secara otomatis dengan menggunakan Travoy Go di dalam aplikasi Travoy ini."
Fitur Keselamatan dan Pengembangan Berkelanjutan
Pengembangan aplikasi Travoy tidak berhenti pada transaksi nirhenti. Menurut Rivan, perseroan secara aktif mempertimbangkan pengalaman pengguna dan masukan dari masyarakat untuk terus menyempurnakan layanan. Salah satu fitur penting yang dihadirkan adalah panic button, yang dirancang khusus untuk situasi darurat di jalan tol.
Artikel Terkait
Pemerintah Kurangi Hari Operasional Program Makan Bergizi Gratis demi Efisiensi
Laba Bersih CSRA Melonjak 27,7% Didorong Kenaikan Harga CPO
Saham Bakrie Melawan Arus, ENRG dan DEWA Catat Kenaikan Signifikan
BEI Hentikan Sementara Perdagangan Saham Multipolar Technology Usai Anjlok 76%