"Segera komandan batalion mengeluarkan perintah gencatan senjata, tetapi sekali lagi ada tembakan lagi ke arah sosok ketiga dan dia juga tewas," tambahnya.
Militer Israel mengidentifikasi tiga sandera yang tewas sebagai Yotam Haim, Alon Shamriz, dan Samer Al-Talalka.
Pemakaman Samer dihadiri oleh sekitar 300 orang berduka, dan keluarganya berharap untuk mengakhiri konflik.
"Kami memiliki begitu banyak harapan, ekspektasi, bahwa dia akan kembali pada kami," kata sepupu Samer, Alaa Al-Talalka.
Berita tewasnya tiga sandera ini memicu protes di luar markas pertahanan Israel di Tel Aviv.
Seorang ayah yang putranya ditawan di Gaza menyampaikan kekhawatirannya, "Setiap hari keluarganya hanya bisa menebak-nebak, apakah selanjutnya mereka yang akan menerima kabar buruk berikutnya." (jpg)
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: gorontalopost.jawapos.com
Artikel Terkait
Macron Serukan Koalisi Kemerdekaan untuk Lawan Dominasi AS dan China
Iran Klaim Tembak Jatuh Dua Jet Tempur AS, Bantah Klaim Trump Soal Pertahanan Udara
Akademisi Soroti Troll Army sebagai Alat Baru Propaganda Politik di Era Digital
Trump Ancam Rebut Pulau Kharg, Ultimatum AS ke Iran Berakhir 6 April