Iran Bantah Klaim Israel Soal Nasib Khamenei, Sebut Perang Mental

- Minggu, 01 Maret 2026 | 05:35 WIB
Iran Bantah Klaim Israel Soal Nasib Khamenei, Sebut Perang Mental

Ketika ditekan soal konfirmasi, dia menjawab, "Saya telah berbicara dengan banyak orang, dan kami yakin, kami merasa, kami merasa bahwa itu adalah berita yang benar."

Namun begitu, dari Iran datang bantahan beruntun yang tak kalah keras. Humas kantor Khamenei langsung bersuara lewat media pemerintah. Pesannya singkat tapi jelas: "Musuh menggunakan perang mental, semua harus waspada."

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmail Baghaei, lebih gamblang lagi saat diwawancarai Sky News. Dia menyatakan baik Khamenei maupun Presiden Masoud Pezeshkian dalam kondisi baik-baik saja.

"Mereka semua selamat dan sehat," tegas Baghaei.

Kantor berita Tasnim dan Mehr bahkan memberitakan bahwa Khamenei masih memegang kendali dengan teguh. Dia dikabarkan "tetap mantap dalam memimpin medan perang". Pernyataan serupa datang dari Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi. Dalam wawancara terpisah, dia membantah semua laporan kematian itu.

“Hampir semua pejabat selamat dan sehat. Kita mungkin kehilangan satu atau dua komandan, tetapi itu bukan masalah besar,” imbuhnya, mencoba meredam spekulasi.

Jadi, mana yang benar? Di tengah hiruk-pikuk informasi dan perang narasi ini, satu hal yang pasti: situasinya sangat mencekam. Masing-masing pihak bersikukuh pada versinya sendiri, sementara dunia menunggu kejelasan di balik kabut perang yang sesungguhnya.

Editor: Erwin Pratama


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar