Juru bicara Kremlin menekankan bahwa bencana tersebut belum pernah terjadi sebelumnya dan memerlukan penilaian yang tepat dari komunitas internasional. Dia menyoroti fakta bahwa ini bukan pertama kalinya Kiev memusnahkan warganya sendiri.
“Mereka mulai melakukan hal ini secara sistematis pada tahun 2014. Kiev mulai menghancurkan penduduknya sendiri. Ini merupakan kelanjutan dari tindakan tersebut,” kata Peskov.
Ketika ditanya apakah Rusia berencana untuk menyampaikan bukti keterlibatan Ukraina dalam kecelakaan itu kepada Dewan Keamanan PBB, dia menjawab bahwa para penyelidik masih bekerja.
Ukraina akui tidak siap operasikan F-16
“Keputusan akan diambil setelah para penyelidik menerima semua informasi yang diperlukan,” kata juru bicara Kremlin.
Peskov menolak mengomentari klaim di Kiev bahwa beberapa tawanan perang, yang terdaftar sebagai korban tewas dalam jatuhnya Ilyushin-76, telah diserahkan ke Ukraina dalam pertukaran sebelumnya.
Baca Juga: 10 Teroris Di Solo Raya Berhasil Diringkus Oleh Densus 88. Salah Satunya Menjadi Ketua RT
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: beritasenator.com
Artikel Terkait
Iran Perkuat Armada Drone, AS Siagakan Pasukan di Ambang Ketegangan
Iran Ancam Hantam Jantung Tel Aviv Jika AS Berani Serang
Ledakan di Teheran Bukan Serangan, Tapi Ketegangan AS-Iran Makin Menderu
Latihan Tembak Iran dan Manuver AS: Selat Hormuz Kembali Jadi Ajang Adu Kekuatan