HARIAN MASSA - Perdana Menteri (PM) Israel, Benjamin Netanyahu, menolak persyaratan yang diajukan Hamas untuk mengakhiri perang dan membebaskan sandera. Persyaratan itu termasuk penarikan total Israel dan membiarkan Hamas berkuasa di Gaza.
“Sebagai imbalan atas pembebasan sandera kami, Hamas menuntut diakhirinya perang, penarikan pasukan kami dari Gaza, pembebasan semua pembunuh dan pemerkosa,” kata Netanyahu dalam sebuah pernyataan.
“Dan membiarkan Hamas tetap utuh,” imbuhnya.
Baca Juga: Hamas-Israel Sepakat Izinkan Bantuan dan Obat-obatan Masuk Gaza
“Saya langsung menolak syarat penyerahan monster Hamas,” tegas Netanyahu seperti dikutip dari Reuters, Senin (22/1/2024).
Berdasarkan kesepakatan yang ditengahi pada akhir November oleh Amerika Serikat (AS), Qatar dan Mesir, lebih dari 100 dari sekitar 240 sandera yang disandera di Gaza selama serangan militan Hamas pada 7 Oktober dibebaskan dengan imbalan pembebasan 240 warga Palestina yang ditahan di penjara Israel.
Artikel Terkait
Netanyahu Perintahkan Persiapan Darurat Menghadapi Eskalasi dengan Iran
Trump Naikkan Tarif Global Jadi 15% Usai Dibatalkan Mahkamah Agung
Iran Tegaskan Hanya Diplomasi Solusi untuk Isu Nuklir, Peringatkan Konsekuensi Militer
Obama Tegaskan Tak Ada Bukti Kunjungan Alien ke Bumi Saat Ia Presiden