Dia sempat meminta untuk diakui menderita PTSD namun ditolak oleh IDF. Kalaf kemudian membakar dirinya sendiri di rumahnya, Netanya. Dia mengalami cedera bakar yang parah akibat upaya percobaan bunuh diri tersebut.
Sheba Medical Center di Ramat Gan mengatakan bahwa pria tersebut datang dengan luka bakar di seluruh tubuhnya dan dirawat di pusat trauma rumah sakit.
Kementerian Pertahanan Israel mengatakan bahwa permohonan veteran tersebut tidak diakui menderita PTSD sebagai akibat dari dinas militernya telah ditolak.
Dalam sebuah pernyataan, kementerian tersebut mengatakan bahwa pria itu bertugas di militer antara tahun 2008 dan 2011.
Pada suatu saat, setelah masa dinasnya, dia mengajukan permohonan untuk diakui sebagai dokter hewan yang terluka, yang akan membuatnya memenuhi syarat mendapatkan tunjangan dari negara.
“Permohonannya untuk diakui sebagai veteran IDF yang cacat diperiksa secara menyeluruh dan ditolak setelah dia didiagnosis menderita penyakit mental, yang bukan PTSD, dan tidak terkait dengan dinas militernya,” menurut kementerian tersebut.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: bicaraberita.com
Artikel Terkait
Macron Serukan Koalisi Kemerdekaan untuk Lawan Dominasi AS dan China
Iran Klaim Tembak Jatuh Dua Jet Tempur AS, Bantah Klaim Trump Soal Pertahanan Udara
Akademisi Soroti Troll Army sebagai Alat Baru Propaganda Politik di Era Digital
Trump Ancam Rebut Pulau Kharg, Ultimatum AS ke Iran Berakhir 6 April