Peringatan keras datang dari Washington. Departemen Luar Negeri Amerika Serikat secara resmi mendesak seluruh warganya yang masih berada di Venezuela untuk segera pergi. Ini bukan sekadar imbauan biasa, tapi peringatan keamanan dengan nada mendesak, menyusul situasi yang dinilai makin berbahaya di jalanan Caracas dan kota-kota lain.
“Situasi keamanan di Venezuela masih tidak menentu,”
begitu bunyi pernyataan resmi mereka yang dirilis Sabtu lalu, seperti dilaporkan AFP.
Intinya sederhana: keluar sekarang juga. Peringatan ini muncul di tengah laporan yang beredar tentang aktivitas milisi bersenjata, yang biasa disebut "Colectivos", yang semakin agresif. Mereka disebut-sebut memasang pos-pos pemeriksaan dadakan, menghentikan kendaraan, dan konon mencari-cari warga AS atau siapa saja yang menunjukkan dukungan kepada Amerika.
Nah, peringatan untuk segera hengkang ini juga dikaitkan dengan mulai beroperasinya kembali penerbangan internasional. Artinya, ada kesempatan untuk pergi. Kedutaan Besar AS di Caracas menegaskan, warga negaranya harus memanfaatkan kesempatan itu sebelum situasi bertambah rumit.
Artikel Terkait
AS Desak Warganya Tinggalkan Venezuela, Waspadai Perburuan Pasca Penangkapan Maduro
Latihan Militer Tiga Negara di Afrika Selatan: Sinyal di Tengah Gejolak Global
Trump Klaim Hanya Moralitas Pribadi yang Bisa Menghentikannya
China Batasi Drama CEO Jatuh Cinta ke Si Miskin, Sebut Sebar Harapan Palsu