Laporan awal menyebutkan jumlah korban meninggal dunia sebanyak 15 orang, namun kini direvisi menjadi 23 korban, dengan berbagai potensi lebih lanjut seiring dengan tersedianya lebih banyak informasi.
Masyarakat sekitar dihimbau untuk tetap waspada terhadap pembaruan berita, menyegarkan halaman untuk mendapatkan informasi terkini dan berlangganan buletin untuk pemberitahuan melalui email.
Baca Juga: Arkeolog Temukan Kuil yang Terkait dengan Hercules dan Alexander Agung di Reruntuhan Kota Kuno Irak
Menurut video yang dibagikan polisi kepada media Perdana Menteri Srettha Thavisin untuk diberi pengarahan melalui telepon, ledakan itu terjadi sekitar pukul 15.00 (08:00 GMT) di daerah terpencil di Provinsi Suphan Buri, sekitar 120 km (74 mil) dari utara ibu kota, Bangkok.
Foto-foto yang diposting online oleh petugas penyelamat setempat di Suphan Buri menunjukkan lokasi itu, pada sebuah sawah kosong, rata dengan puing-puing dan bagian tubuh, dengan kepulan asap hitam membubung ke atas.
Ledakan ini terjadi kurang dari satu bulan sebelum Tahun Baru Imlek, yang jatuh pada 10 Februari, ketika permintaan kembang api sedang tinggi.
Baca Juga: Iran Serang Pangkalan Militer di Pakistan, Islamabad Melaporkan 2 Korban Tewas adalah Anak-Anak
Gubernur provinsi tersebut mengatakan kepada wartawan bahwa belum ada korban yang ditemukan kembali.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: bogor.urbanjabar.com
Artikel Terkait
Netanyahu Perintahkan Persiapan Darurat Menghadapi Eskalasi dengan Iran
Trump Naikkan Tarif Global Jadi 15% Usai Dibatalkan Mahkamah Agung
Iran Tegaskan Hanya Diplomasi Solusi untuk Isu Nuklir, Peringatkan Konsekuensi Militer
Obama Tegaskan Tak Ada Bukti Kunjungan Alien ke Bumi Saat Ia Presiden