"Operasi ini dilakukan bekerja sama dengan penegak hukum AS. Detail lebih lanjut akan menyusul. Akan ada konferensi pers hari ini pukul 11.00 waktu setempat, di Mar-a-Lago. Terima kasih atas perhatian Anda terhadap masalah ini!"
Begitu bunyi pernyataan Trump yang langsung memicu gelombang spekulasi. Namun begitu, hingga berita ini diturunkan, belum ada konfirmasi resmi independen maupun tanggapan dari pihak pemerintah Venezuela mengenai situasi terkini dan keberadaan Presiden Maduro.
Serangan ke Karakas sendiri disebut telah memicu kepanikan di kalangan warga. Gambar-gambar yang beredar menunjukkan suasana hiruk-pikuk, meski detail pasti dari operasi militer tersebut masih gelap. Dunia kini menunggu konferensi pers yang dijanjikan Trump, untuk mendapatkan kejelasan atas peristiwa luar biasa ini.
Artikel Terkait
Macron Serukan Koalisi Kemerdekaan untuk Lawan Dominasi AS dan China
Iran Klaim Tembak Jatuh Dua Jet Tempur AS, Bantah Klaim Trump Soal Pertahanan Udara
Akademisi Soroti Troll Army sebagai Alat Baru Propaganda Politik di Era Digital
Trump Ancam Rebut Pulau Kharg, Ultimatum AS ke Iran Berakhir 6 April