Memang, posisi ketua ini dirotasi berdasarkan kawasan. Kebetulan di 2026, giliran kawasan Asia-Pasifik yang memegang kendali. Indonesia sendiri sedang menjalani masa keanggotaan di Dewan HAM untuk periode 2024-2026, jadi posisinya cukup strategis.
Perlu diingat, duduk di dewan ini bukan hal sepele. Keanggotaannya dipilih langsung oleh Majelis Umum PBB melalui suara rahasia, dengan pertimbangan track record negara tersebut di isu HAM. Saat ini, Indonesia berjibaku di sana bersama sejumlah negara lain dari kawasan yang sama, sebut saja China, Jepang, hingga Qatar.
Strukturnya sendiri terdiri dari satu presiden dan empat wakil presiden yang mewakili lima kelompok regional. Mereka memimpin untuk masa jabatan satu tahun. Tahun depan, jika tidak ada aral melintang, Indonesia-lah yang akan memegang palu sidang.
Artikel Terkait
Iran Tuntut Penarikan Pasukan AS dan Ganti Rugi sebagai Syarat Akhiri Perang
Menteri Iran Tuduh Israel Sensor Dampak Serangan Balasan
Iran Bantah Klaim Israel Soal Nasib Khamenei, Sebut Perang Mental
Netanyahu Perintahkan Persiapan Darurat Menghadapi Eskalasi dengan Iran