murianetwork.com - LEBIH dari 40 petugas penjara di Ekuador yang disandera oleh para narapidana telah dibebaskan, kata otoritas penjara pada Sabtu 13 Januari 2023.
Ekuador negara saat ini bergulat dengan kekerasan brutal teror yang dilakukan geng.
Sebanyak 24 penjaga dan 17 pegawai administrasi telah “dibebaskan,” kata badan penjara SNAI tanpa memberikan rincian, sementara 133 penjaga dan tiga pegawai masih disandera.
Baca Juga: Ikram Al Giffari Tak Mau Disebut Bintang Saat Lawan Ekuador
Para pekerja tersebut ditawan setelah Presiden Daniel Noboa pekan ini melancarkan operasi militer untuk membasmi kelompok kriminal.
Operasi ini memicu konfrontasi mematikan dari geng narkotika di negara Amerika Selatan tersebut.
Krisis ini dipicu oleh kaburnya salah satu bos narkotika paling berkuasa di negara itu, Jose Adolfo Macias, yang dikenal dengan nama samaran "Fito" dari penjara Guayaquil.
Artikel Terkait
Iran Tuntut Penarikan Pasukan AS dan Ganti Rugi sebagai Syarat Akhiri Perang
Menteri Iran Tuduh Israel Sensor Dampak Serangan Balasan
Iran Bantah Klaim Israel Soal Nasib Khamenei, Sebut Perang Mental
Netanyahu Perintahkan Persiapan Darurat Menghadapi Eskalasi dengan Iran