murianetwork.com (LEBANON) - Tinta emas kembali ditorehkan duta bangsa Indonesia dalam misi perdamaian dunia, KRI Frans Kaisiepo-368 melalui penganugerahan Letter of Commendation dalam Transfer of Authority (TOA) ke KRI Diponegoro-365 yang dipimpin oleh MTF Commander, Rear Admiral Dirk Gurtner (Jerman) saat kedua kapal perang kebanggaan Indonesia tersebut sandar di Dermaga Beirut, Lebanon. Beberapa waktu yang lalu.
Penghargaan tertinggi PBB yang ditandatangani Head of Mission/Force Commander, Major General Aroldo Lazaro Saenz (Spanyol) tersebut diberikan atas kontribusi luar biasa dalam mengemban mandat, kesigapan merespon panggilan kemanusiaan, keteladanan dan pengabdian melebihi panggilan tugas.
Serah terima tugas dan tanggung jawab penjaga perdamaian dilaksanakan secara simbolis dari Dansatgas MTF TNI Konga XXVIII-N/UNIFIL Letkol Laut (P) John David Nalasakti Sondakh kepada Dansatgas MTF TNI Konga XXVIII-O/UNIFIL Letkol Laut (P) Wirastyo Haprabu, dihadapan MTF Commander dan para undangan. Bertindak sebagai komandan upacara adalah Wadansatgas MTF TNI Konga XXVIII-N/UNIFIL Letkol Laut (P) Abdiyan Syaiful Hidayat.
Baca Juga: Satgas Indo RDB XXXIX-E/MONUSCO Laksanakan Pendistribusian Air Bersih di Wilayah Desa Mwita
Upacara TOA menandai bahwa Satgas MTF TNI Konga XXVIII-O/UNIFIL KRI Diponegoro-365 resmi menjadi pasukan perdamaian di Lebanon berdasarkan UNSCR 1701. Upacara dilanjutkan dengan resepsi yang menampilkan kekayaan budaya nusantara di geladak Heli KRI Frans Kaisiepo-368.
Dalam amanatnya, MTF Commander menyampaikan apresiasi tinggi dan rasa bangga atas pengabdian KRI Frans Kaisiepo-368 yang telah mengemban mandat dengan luar biasa melebihi panggilan tugas.
Hal tersebut akan selalu dikenang dan menjadi teladan bagi seluruh unsur MTF. MTF Commander juga mengucapkan selamat bergabung kepada KRI Diponegoro-365 dan meyakini akan mampu menjalankan misi dengan komitmen, dedikasi, spirit dan mindset yang sama dengan pendahulunya.
Artikel Terkait
Iran Perkuat Armada Drone, AS Siagakan Pasukan di Ambang Ketegangan
Iran Ancam Hantam Jantung Tel Aviv Jika AS Berani Serang
Ledakan di Teheran Bukan Serangan, Tapi Ketegangan AS-Iran Makin Menderu
Latihan Tembak Iran dan Manuver AS: Selat Hormuz Kembali Jadi Ajang Adu Kekuatan