Lebih lanjut, Sarbini memgungkapkan bahwa Israel telah menduduki Rumah Sakit Indonesia selama dua minggu.
"Yang terjadi sekarang sekitar dua minggu lalu sampai dengan hari ini Israel menempatkan pasukannya, tempat berlindung dan markasnya itu di Rumah Sakit Indonesia yang dulu mereka menuduh di situ ada markas Hamas dan ada orang Hamas di situ," ungkapnya.
Baca Juga: Viral Pasangan Kekasih Berbuat Tak Senonoh di Restoran Mewah SCBD Jakarta Viral, Polisi Turun Tangan
Saat ini, lanjut Sarbini, Israel sedang melakukan penempatan pasukan sebagai 'perisai' dari serangan Hamas.
Menurut Sarbini, langkah ini diambil Israel karena mereka yakin Hamas tidak akan melakukan penyerangan dengan senjata perang ke RS Indonesia.
Tak lupa, Sarbini menyebut pihaknya sangat mengecam atas apa yang sudah dilakukan oleh pasukan Israel.
Untuk itu, MER-C mendesak Israel mentaati aturan-aturan yang berlaku di mana rumah sakit seharusnya menjadi tempat yang netral saat terjadi pertempuran.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: kabarfajar.com
Artikel Terkait
Latihan Militer Tiga Negara di Afrika Selatan: Sinyal di Tengah Gejolak Global
Trump Klaim Hanya Moralitas Pribadi yang Bisa Menghentikannya
China Batasi Drama CEO Jatuh Cinta ke Si Miskin, Sebut Sebar Harapan Palsu
Indonesia Khawatir, Langkah Trump Cabut Diri dari 66 Organisasi Internasional Dinilai Ancam Stabilitas Global