Masa Kelam Dwayne Johnson: Depresi Berat Pascaperceraian yang Hampir Hancurkan Hidupnya
Dwayne 'The Rock' Johnson dikenal publik sebagai sosok pria tangguh penuh karisma. Namun dibalik image kuatnya, aktor bayaran tertinggi Hollywood ini pernah mengalami fase depresi berat yang mengubah hidupnya secara drastis.
Penyebab Depresi The Rock
Pemicu utama depresi Johnson adalah perceraiannya dari Dany Garcia setelah 11 tahun membina rumah tangga. Dalam wawancara eksklusif dengan The Hollywood Reporter, ia mengungkapkan betapa perpisahan tersebut menjadi momen paling menghancurkan dalam hidupnya.
Dampak Perceraian pada Kehidupan Pribadi
Johnson menikahi Garcia pada 1997 dan dikaruniai seorang putri bernama Simone sebelum akhirnya bercerai pada 2008. Proses perceraian ini memberikan dampak emosional yang sangat dalam bagi pria yang dikenal sebagai ikon aksi Hollywood ini.
"Komitmen pernikahan adalah janji jangka panjang. Ketika semuanya tidak berjalan sesuai harapan, itu benar-benar mengguncang fondasi hidup saya," tutur Johnson tentang pengalaman pahitnya.
Perjuangan Menjadi Ayah Tunggal
Masalah bertambah kompleks dengan kebingungannya menjalani peran sebagai ayah tunggal. Johnson mengakui kesulitan menemukan identitas sebagai orang tua sambil berjuang melawan depresi yang mendalam.
"Kami memiliki bayi, dan saya terus bertanya-tanya bagaimana menjadi ayah yang baik. Saat itu saya benar-benar tengah berjuang menghadapi babak baru depresi saya," kenangnya.
Dampak pada Karier Akting
Kondisi emosionalnya turut mempengaruhi pilihan karier di dunia akting. Di tengah depresi, Johnson hanya ingin membintangi film-film dengan akhir bahagia yang bisa membawa kebahagiaan bagi penonton maupun dirinya sendiri.
"Saya tidak ingin memerankan karakter yang membuat saya hancur secara emosional. Saya membutuhkan cerita dengan penyelesaian positif," tegas bintang film Fast & Furious ini.
Proses Pemulihan dan Kebangkitan
Setelah perceraian, Johnson melalui proses pencarian jati diri yang panjang sebelum akhirnya menemukan cinta baru dengan Lauren Hashian yang dinikahinya pada 2019.
Di titik terendah kariernya, Johnson bahkan pernah menyatakan ambisinya untuk menjadi bintang besar setara George Clooney dan Will Smith. Namun pernyataannya justru disambut keheningan oleh timnya.
Momen itu menjadi titik balik dimana Johnson memutuskan untuk membangun kembali kariernya dari nol. Ia melakukan evaluasi menyeluruh terhadap hidup dan kariernya, membuang segala hal yang tidak mendukung pertumbuhan pribadinya.
Kesuksesan Setelah Melewati Masa Sulit
Langkah transformasi yang dilakukannya membawa Johnson menjadi salah satu ikon terbesar industri hiburan dunia. Perjalanannya membuktikan bahwa bahkan orang paling tangguh sekalipun bisa mengalami masa-masa sulit, namun dengan ketekunan dan tekad kuat, kebangkitan selalu mungkin terjadi.
Artikel Terkait
Rekomendasi Drama Korea Bergaya Sejarah untuk Temani Waktu Ngabuburit
Warganet Duga Hubungan Davina dan Ardhito Bagian dari Manajemen Isu
Lnw Fashion Akhiri Endorsement Inara Rusli Usai Protes Netizen
Richard Lee Diperiksa 12 Jam sebagai Tersangka Pelanggaran Perlindungan Konsumen