Detik-detik Sebelum Stroke Ringan: Kak Seto Ungkap Gejala Awal yang Diabaikan
Psikolog anak ternama Indonesia, Kak Seto, baru-baru ini membagikan pengalaman pribadinya menghadapi stroke ringan. Dalam tayangan Rumpi Trans TV, pria bernama lengkap Seto Mulyadi ini mengungkap gejala awal stroke yang sempat ia abaikan sebelum kondisinya memburuk.
Gejala Stroke Ringan yang Dialami Kak Seto
Kak Seto mengaku mengalami gejala stroke ringan di pagi hari sebelum beraktivitas. Ia merasakan pusing hebat disertai perasaan linglung yang tidak biasa. Yang paling mengkhawatirkan, ia mengalami kesulitan berbicara dengan jelas dan kehilangan fokus.
"Seperti kehilangan ingatan, berbicara juga patah-patah, kadang ngelantur, bingung sadar atau enggak. Mau menyusun kata itu susah sekali," tutur Kak Seto mengenai pengalamannya menghadapi gejala stroke.
Penolakan Awal dan Tindakan Keluarga
Meski istri dan anak-anaknya langsung meminta agar ia dibawa ke rumah sakit, Kak Seto sempat menolak karena sifatnya yang keras kepala. "Aduh, enggak deh saya. Tapi akhirnya dilaporkan ke saudara kembar saya, dan akhirnya saya dibawa ke dokter. Ternyata itu sudah bahaya," kenangnya.
Diagnosis dan Gangguan Kesehatan Tambahan
Setelah pemeriksaan di UGD, dokter mendiagnosa Kak Seto mengalami stroke ringan. Hasil pemeriksaan lebih lanjut juga mengungkap adanya gangguan irama jantung. "Iya, kadang teratur, kadang deg-deg-deg gitu," ungkapnya mengenai kondisi jantungnya.
Perubahan Gaya Hidup Pasca Stroke Ringan
Kak Seto kini harus melakukan penyesuaian dalam gaya hidupnya untuk menjaga kesehatan. Ia mengurangi intensitas olahraga kompetitif dan membatasi konsumsi kopi. "Kopi juga dikurangin, yang biasanya sehari empat sampai lima gelas, sekarang cukup segelas saja," paparnya.
Pesan Penting untuk Keseimbangan Hidup
Pengalaman menghadapi stroke ringan memberikan pelajaran berharga bagi Kak Seto. Ia menekankan pentingnya keseimbangan antara semangat bekerja dan menjaga kesehatan. "Saya belajar, tubuh juga punya hak untuk istirahat. Jangan sampai semangat membuat kita lupa pada diri sendiri," pesannya.
Kondisi Kak Seto saat ini sudah berangsur membaik, meski ia harus tetap membatasi kegiatan fisik berat dan menjaga pola hidup sehat untuk mencegah kekambuhan stroke di masa depan.
Artikel Terkait
Ahn Hyo Seop dan Khalid Rilis Single Kolaborasi “Something Special” pada 22 Mei 2026
PRIMARIA FEST 2026 Siap Digelar di Empat Kota, Angkat Indonesian Bounce Music ke Panggung Lebih Luas
RCTI Luncurkan Healing Jalur King Nassar, Variety Show yang Padukan Curhat, Musik, dan Empati
Yenny Wahid Akui Salah Dress Code di Pernikahan El Rumi dan Syifa Hadju