Atta Halilintar Ungkap Sosok di Balik Hobi Ameena Nonton Film Horor
Atta Halilintar baru-baru ini mengungkapkan fakta mengejutkan tentang putri sulungnya, Ameena Hanna Nur Atta. Ternyata, anak dari pasangan Atta dan Aurel Hermansyah ini memiliki ketertarikan khusus pada film bergenre horor.
Pengaruh Aurel Hermansyah terhadap Hobi Ameena
Menurut Atta Halilintar, hobi Ameena menonton film horor ternyata diturunkan langsung dari sang ibunda, Aurel Hermansyah. Atta mengungkapkan bahwa istrinya tersebut memiliki kebiasaan menonton film horor hampir setiap akhir pekan.
"Istriku tuh hampir udah tiga bulan apa empat bulan hampir setiap Sabtu, Minggu pasti nonton film horor," ujar Atta Halilintar dalam kesempatan wawancara di Kuningan, Jakarta Selatan.
Ketertarikan Ameena pada Dunia Horor
Ketertarikan Ameena pada horor tidak hanya sebatas menonton film. Atta menceritakan bahwa putri sulungnya itu juga menyukai berbagai hal yang berhubungan dengan tema horor, termasuk karakter hantu seperti Casper yang sering muncul dalam acara sekolahnya.
Bahkan yang lebih mengejutkan, Ameena disebut memiliki minat untuk terjun ke dunia akting dengan peran yang tidak biasa. "Kemarin ngomongnya gitu, 'Pa, aku mau jadi zombie'," ungkap Atta menirukan keinginan sang putri.
Dukungan Penuh Atta sebagai Ayah
Atta Halilintar menyatakan dengan tegas bahwa dirinya akan selalu mendukung minat dan bakat Ameena. Meski sang putri tertarik pada karakter horor, Atta tetap memberikan dukungan penuh terhadap perkembangan kreativitas anaknya.
"Oh, kalau dia pengen jadi aktor suatu hari nanti, ya aku sebagai ayah kan support gitu ya. Siapa tahu dia mau main di film horor, aku nggak tahu juga ya kan," tutup Atta Halilintar.
Artikel Terkait
Ahn Hyo Seop dan Khalid Rilis Single Kolaborasi “Something Special” pada 22 Mei 2026
PRIMARIA FEST 2026 Siap Digelar di Empat Kota, Angkat Indonesian Bounce Music ke Panggung Lebih Luas
RCTI Luncurkan Healing Jalur King Nassar, Variety Show yang Padukan Curhat, Musik, dan Empati
Yenny Wahid Akui Salah Dress Code di Pernikahan El Rumi dan Syifa Hadju