NewJeans Kalah di Pengadilan, Kontrak Eksklusif dengan ADOR Dinyatakan Sah
Pengadilan Distrik Pusat Seoul telah memutuskan bahwa kontrak eksklusif antara agensi ADOR dan grup idola NewJeans adalah sah. Keputusan ini menjadi pukulan bagi kelima anggota NewJeans yang langsung merespons dengan mengajukan banding.
Melalui pernyataan resmi dari firma hukum mereka, Shin & Kim LLC, para anggota menyatakan bahwa hubungan kepercayaan dengan ADOR telah runtuh total. Mereka meyakini mustahil untuk kembali dan melanjutkan aktivitas di industri hiburan dalam kondisi tersebut.
Alasan NewJeans Ajukan Banding
NewJeans berencana untuk segera mengajukan banding atas putusan pengadilan tingkat pertama ini. Mereka berharap pengadilan banding akan meninjau ulang semua fakta dan dasar hukum terkait permohonan pemutusan kontrak eksklusif mereka.
Di tengah situasi ini, NewJeans juga menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada para penggemar, Bunnies, yang terus memberikan dukungan setia sejak konflik internal dengan ADOR merebak ke publik.
Pertimbangan Hakim dalam Putusan Kontrak NewJeans
Majelis hakim dalam sidang menyatakan kesulitan untuk menyimpulkan bahwa ADOR telah melanggar kontrak hanya karena memberhentikan mantan CEO Min Hee Jin. Pengadilan berpendapat bahwa Min Hee Jin masih dapat menjalankan perannya sebagai direktur dewan dan produser meski tidak lagi menjabat sebagai CEO, sehingga hal ini tidak dianggap mempengaruhi keabsahan kontrak.
Selain itu, pengadilan juga menolak klaim dari anggota NewJeans mengenai dugaan pelecehan di tempat kerja oleh manajer girl group lain di bawah HYBE. Berdasarkan bukti yang diajukan, pernyataan tersebut dinilai belum cukup kuat untuk membuktikan adanya pelanggaran hak pribadi, khususnya yang dialami oleh anggota Hanni.
Latar Belakang Konflik NewJeans dan ADOR
Konflik ini telah berlangsung sejak November tahun lalu, dimana NewJeans pernah menggelar konferensi pers darurat dan mengumumkan keinginan untuk keluar dari ADOR. Sebagai bentuk langkah lebih lanjut, mereka bahkan sempat meluncurkan akun media sosial baru dan memperkenalkan nama grup baru, NJZ, untuk menjalani karier secara independen.
Namun, ADOR bersikeras bahwa kontrak dengan NewJeans masih tetap sah dan berlaku. Sikap inilah yang kemudian mendorong ADOR untuk mengajukan gugatan ke pengadilan guna mengonfirmasi keabsahan kontrak tersebut, yang akhirnya dimenangkan oleh ADOR dalam putusan kali ini.
Artikel Terkait
Ahn Hyo Seop dan Khalid Rilis Single Kolaborasi “Something Special” pada 22 Mei 2026
PRIMARIA FEST 2026 Siap Digelar di Empat Kota, Angkat Indonesian Bounce Music ke Panggung Lebih Luas
RCTI Luncurkan Healing Jalur King Nassar, Variety Show yang Padukan Curhat, Musik, dan Empati
Yenny Wahid Akui Salah Dress Code di Pernikahan El Rumi dan Syifa Hadju