Tahun 2026 ini, Kiesha Alvaro langsung menyambutnya dengan proyek baru yang menantang. Aktor itu bakal muncul di film layar lebar berjudul Ahlan Singapore. Di sana, ia memerankan Liam, seorang pria asal Singapura. Ternyata, peran ini membawa tantangan akting yang cukup berat baginya.
Soalnya, Kiesha harus total berubah. Tantangan terbesarnya adalah menggunakan dialek Singlish atau Singapore English dengan fasih. Dialek ini sama sekali bukan bagian dari kesehariannya, sehingga butuh usaha ekstra.
"Ya sudah pasti dialek, karena aku enggak relate sama sekali. Aku enggak punya teman orang Singapura. Makanya dibantu, thank you buat ibu Putri Ayudya, beliau banyak teman-teman di sana,"
ungkap Kiesha saat ditemui di Epicentrum XXI, Jakarta Selatan, Senin lalu.
Demi akurasi pelafalan, ia menjalani latihan yang sangat intens. Setiap hari, Kiesha memakai metode rekaman suara. Tujuannya jelas: agar dialeknya terdengar natural dan autentik, persis seperti orang Singapura asli.
"Jadi latihanku adalah setiap harinya aku akan voice note dengan dialek yang aku bisa, terus nanti dikoreksi, dikasih contoh langsung sama orang sana ngomongnya seperti apa, baru aku aplikasikan ke pembawaanku gitu,"
jelasnya tentang proses itu.
Bayangkan saja, dalam sehari ia bisa mengirim puluhan rekaman. Semuanya untuk dievaluasi secara detail, tak peduli dialognya panjang atau pendek.
"Jadi setiap hari bisa ada 20-30 voice notes aku kirim ke ibu untuk memastikan kalau adegan-adegan yang dialognya panjang maupun yang pendek semuanya berjalan dengan baik,"
tambah Kiesha.
Artikel Terkait
Pandji Pragiwaksono Diperiksa Bareskrim Soal Lawakan 13 Tahun Silam
Enrico Tambunan Buka Suara: Jangan Jelekkan Nama Almarhumah Ibu Saya
Kuasa Hukum Buka Suara: Pengambilan CCTV di Rumah Inara Rusli Hanya Langkah Antisipasi
Carrick Kembi ke Kursi Panas, United Berharap Legenda Pulihkan Stabilitas