Mawa Tegas Tolak Damai, Tuntut Kasus Insan Fahmi Dilanjutkan

- Rabu, 21 Januari 2026 | 17:15 WIB
Mawa Tegas Tolak Damai, Tuntut Kasus Insan Fahmi Dilanjutkan

Wardatina Mawa masih belum mau berdamai dengan Insanul Fahmi. Menurut tim hukum Insan, ego dan emosi masih menguasai Mawa.

Pintu rekonsiliasi tampaknya masih terkunci rapat. Mawa, hingga kini, terlihat enggan membuka jalan damai untuk suaminya sendiri, Insan Fahmi. Konflik rumah tangga yang awalnya cuma isu perselingkuhan ini sudah merambat ke ranah hukum, dan situasinya makin panas saja.

Alih-alih mereda, prahara ini malah masuk babak baru. Mawa bahkan sudah melaporkan Insan ke Polda Metro Jaya terkait dugaan perzinaan. Langkah itu jelas menunjukkan keseriusannya. Rasa sakitnya kian menjadi-jadi setelah mengetahui Insan disebut menikah siri dengan Inara Rusli tanpa sepengetahuan Mawa sebagai istri sah.

Menyikapi hal ini, kuasa hukum Insan, Tommy Tri Yunanto, angkat bicara. Ia menyayangkan sikap Mawa yang dianggapnya masih dikendalikan oleh emosi.

"Ini kan bukan panggung sandiwara. Ini pernikahan sakral yang sudah punya buah hati, penuh momen dan kenangan penting yang sudah dilalui bersama," ujar Tommy.

Menurutnya, egosentrisme dan luapan emosi itulah yang saat ini menghalangi jalan tengah. Tapi, meski tawaran damai berkali-kali ditampik, pihak Insan mengaku belum menyerah.

"Semua itu ada yang menghalangi, yaitu pada satu egosentris dan emosional yang masih bersarang di dalam pikiran. Tapi balik daripada itu, Insan tetap berupaya, berusaha, dan berdoa semoga harapannya bisa terlaksana," tambah Tommy.

Ia mengungkapkan, meski sempat ditolak, Insan tetap yakin perdamaian bisa terwujud.

Di sisi lain, tim kuasa hukum Mawa justru memastikan kasus ini akan berlanjut. Upaya Restorative Justice (RJ) yang diajukan pun telah ditolak mentah-mentah.

Althur Napitupulu, perwakilan lain dari pengacara Mawa, menjelaskan bahwa penolakan itu adalah keputusan final setelah berdiskusi dengan klien dan keluarganya.

"Terkait Restorative Justice, kita sudah berbicara dengan Mawa dan keluarga. Pada prinsipnya, kita menolak. Hari ini kita juga sudah mengirimkan surat tanggapan penolakan terhadap RJ yang diajukan oleh saudara IF (Insanul) dan saudari IR (Inara)," jelas Althur saat ditemui di kawasan Tomang, Jakarta Barat, Jumat lalu.

Jadi, saat ini posisi Mawa jelas. Tak cuma menolak berdamai, ia juga punya dua tuntutan: kasus perzinaan harus dilanjutkan, dan bukti pernikahan siri antara Insan dan Inara harus diungkap ke publik. Situasinya benar-benar mentok.

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar