Gereja Buka Suara Soal Pernikahan Aurelie dan Roby: Ada Pernikahan, Tapi...

- Sabtu, 17 Januari 2026 | 17:15 WIB
Gereja Buka Suara Soal Pernikahan Aurelie dan Roby: Ada Pernikahan, Tapi...
Status Pernikahan Aurelie dan Roby: Gereja Akhirnya Buka Suara

Gosip seputar status pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti memang belum reda. Sorotan publik kian tajam, terutama setelah peluncuran buku memoar Aurelie berjudul Broken Strings di awal 2026 ini. Nah, dalam keributan klaim dan bantahan itu, pihak gereja tempat mereka dulu dikabarkan menikah akhirnya angkat bicara.

Roby Tremonti bersikukuh. Ia menyatakan pernikahan mereka resmi terjadi di sebuah gereja di Cibinong, tepatnya 10 Oktober 2011. Untuk mendukung klaimnya, Roby punya segudang bukti: foto-foto, undangan, bahkan surat nikah berlatar biru. Ia tunjukkan semua itu ke media.

Tapi ceritanya jadi lain dari mulut Aurelie. Artis berdarah Belgia itu dengan tegas membantah. Menurutnya, ikatan itu tidak sah sejak awal. Jadi, siapa yang benar?

Pertanyaan itulah yang membuat gereja turun tangan. Yohanna, perwakilan sekretariat Gereja Katolik Paroki Keluarga Kudus di Cibinong, membenarkan satu hal: memang ada pernikahan antara keduanya pada 2011 silam.

"Setahu aku itu kejadiannya 2011," ujar Yohanna, seperti dikutip dari channel YouTube Intens Investigasi, Sabtu lalu.

Namun begitu, ia mengaku keterbatasan. Romo yang memimpin pemberkatan kala itu sudah lama pindah tugas. "Kebetulan romonya juga sudah pindah tugas udah lama banget dan udah enggak di sini sih," jelasnya.

Yohanna juga menegaskan posisinya. Ia baru bertugas sejak 2020, jadi tak bisa memberi keterangan detail. "Aku tidak bisa kasih keterangan panjang-panjang karena memang bukan kapasitasnya sebenarnya. Aku enggak bisa kasih keterangan," terangnya.

Di sisi lain, perdebatan ini makin panas karena latar belakangnya. Buku Broken Strings yang ditulis Aurelie mengungkap kisah pilu sebagai korban child grooming di usia 15 tahun. Buku itu yang kemudian memicu segala kenangan lama ini muncul ke permukaan.

Sementara Roby, dalam klarifikasinya, tak hanya menunjukkan foto. Ia juga membawa kalender tua bertanggal 10 Oktober 2011. Dalam foto-fotonya, terlihat Roby dengan jas hitam dan Aurelie dalam gaun pengantin putih lengkap, sedang menjalani prosesi di altar.

Tapi ada satu detail yang mencurigakan. Roby sendiri mengakui, pernikahan itu ternyata tak dihadiri keluarga Aurelie.

"Nggak ada (keluarga Aurelie). Cuma Aurelie sendiri. Kan di Indonesia ini (keluarganya) ibunya dan adiknya ya," ungkap Roby saat ditemui di Cibinong.

Absennya restu keluarga ini tentu jadi bahan pertanyaan. Meski begitu, Roby bersikeras bahwa secara hukum gereja, pernikahan itu tetap sah.

Aurelie punya jawaban final. Ia menyodorkan surat sakti dari gereja Katolik: dokumen pembatalan pernikahan atau status Liber. Surat yang baru ia terima beberapa tahun belakangan ini.

"Status Liber, intinya aku tuh enggak pernah menikah dan aku enggak punya ikatan nikah. Dan ada surat satu lagi, izin merayakan perkawinan, jadi artinya aku boleh menikah Katolik," kata Aurelie di vlog YouTube-nya.

"Jadi dengan surat ini membuktikan bahwa nikah katolik yang digosipin itu kemarin itu enggak sah, enggak benar," pungkasnya.

Jadi begini ceritanya. Di satu sisi, gereja membenarkan ada peristiwa pernikahan di tahun 2011. Di sisi lain, Aurelie punya dokumen resmi yang menyatakan kebatalannya. Roby memegang foto sebagai bukti keabsahan, sementara Aurelie berpegang pada surat dari otoritas yang sama. Semuanya serba klaim, serba bukti. Dan publik? Cuma bisa menyimak, sambil bertanya-tanya mana versi yang sebenarnya bisa dipercaya.

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar