Ayah Aurelie Moeremans: Firasat Buruk yang Ternyata Menyelamatkan

- Rabu, 14 Januari 2026 | 15:45 WIB
Ayah Aurelie Moeremans: Firasat Buruk yang Ternyata Menyelamatkan

Profil Jean Marc Moeremans: Sosok Ayah di Balik Kisah Pilu Aurelie dalam "Broken Strings"

Nama Aurelie Moeremans belakangan ramai diperbincangkan. Pemicunya, tak lain adalah keberaniannya menerbitkan buku memoar berjudul Broken Strings. Di dalamnya, ia membongkar masa lalu kelamnya sebagai korban child grooming di usia belia, lima belas tahun. Lebih dalam lagi, Aurelie mengungkap paksaan untuk menikahi seorang pria berusia 29 tahun yang ia samarkan namanya menjadi "Bobby".

Namun begitu, di balik narasi sedih itu, ada satu sosok yang konsisten berusaha menjadi pelindung: ayahnya sendiri, Jean Marc Moeremans.

Dalam buku tersebut, Jean Marc digambarkan sebagai figur yang sangat protektif, bahkan terkesan galak. Aurelie menceritakan bagaimana ia dulu kerap kesal karena sang ayah selalu mengawasi ketat, termasuk saat ia hendak pergi ke pesta ulang tahun teman. Tapi semua itu punya alasan. Setelah dewasa, barulah Aurelie menyadari, setiap aturan ketat dan sikap waspada ayahnya adalah bentuk perlindungan murni untuk anak gadisnya.

Dari awal, Jean Marc memang tidak pernah suka dengan Bobby. Kekhawatirannya memuncak saat ia mendengar putrinya bolak-balik menangis usai bertemu dengan pria dewasa itu. Khawatirnya bukan main, ia sampai terbang langsung dari Belgia ke Jakarta hanya untuk memastikan keadaan Aurelie.

Konon, ia bahkan pernah memanggil awak media untuk membongkar kebusukan Bobby. Lantas, seperti apa sebenarnya pribadi Jean Marc Moeremans ini?

Pria Belgia dengan Hidup Sederhana

Jean Marc Moeremans adalah ayah kandung Aurelie, seorang pria berkebangsaan Belgia. Ia menikah dengan seorang wanita asal Klaten, Jawa Tengah, bernama Sri Sunarti. Dari pernikahan itu, mereka dikaruniai dua anak: Aurelie dan Jeremiah.

Sayangnya, tidak banyak informasi detail yang beredar tentang kehidupan pribadinya. Tapi lewat cerita Aurelie, kita bisa menangkap gambaran masa kecilnya yang sederhana. Keluarga kecil itu pernah tinggal di sebuah apartemen sempit bekas milik ibu Jean Marc di Brussels, Belgia.


Halaman:

Komentar