Ayah Aurelie Moeremans: Firasat Buruk yang Ternyata Menyelamatkan

- Rabu, 14 Januari 2026 | 15:45 WIB
Ayah Aurelie Moeremans: Firasat Buruk yang Ternyata Menyelamatkan

Untuk menafkahi keluarga, Jean Marc rela bekerja serabutan. Aurelie mengenang, ayahnya itu tak sungkan melakukan pekerjaan apa saja, termasuk mengumpulkan sampah di taman. Hidup mereka jauh dari gemerlap.

Nalurinya sebagai ayah ternyata tajam. Dalam Broken Strings, Aurelie bercerita bahwa Jean Marc sudah punya firasat buruk terhadap Bobby sejak awal. Ia bahkan memberi peringatan keras kepada pria itu yang saat itu sudah menjalin hubungan dengan putrinya. Peringatannya semakin menjadi ketika ia mencium kejanggalan dalam hubungan asmara Aurelie.

Singkat kata, Jean Marc sama sekali tidak pernah merestui hubungan mereka. Dinamika hubungan antara ayah dan anak ini pun mengalami pasang surut yang cukup pelik akibat peristiwa-peristiwa yang menyertainya.

Kebahagiaan di Akir Cerita

Badai pun akhirnya berlalu. Setelah bertahun-tahun Aurelie berhasil membebaskan diri dari cengkeraman Bobby, Jean Marc akhirnya bisa memberikan restu dengan lega. Restu itu ia berikan untuk seorang pria bernama Tayler Bigenho.

Pada Desember 2024, dengan hati yang penuh, Jean Marc menyerahkan putrinya untuk dinikahi Tayler di California, Amerika Serikat.

Dari berbagai unggahan foto dan video di akun Instagram Aurelie, raut wajah Jean Marc terlihat begitu bahagia dan haru di hari pernikahan itu. Aurelie sendiri sempat heran. Biasanya ayahnya punya standar yang sangat tinggi untuk pasangan anaknya. Tapi dengan Tayler, ia langsung menyukainya saat pertemuan pertama.

Hari itu seolah menjadi titik terang, mengakhiri semua kisah pilu dan merajut kembali ikatan antara seorang ayah dan anak perempuannya setelah melalui badai yang begitu panjang.


Halaman:

Komentar