Duka di Balik Layar: Kisah Kelam yang Berakhir Tragis
Nama Aurelie Moeremans belakangan mencuat. Lewat bukunya, Broken Strings, ia membongkar masa remajanya yang suram sebagai korban child grooming oleh seorang aktor senior. Kisahnya, ternyata, punya kemiripan yang mengerikan dengan nasib lain di dunia hiburan Korea Selatan.
Hampir setahun lalu, tepatnya 16 Februari 2025, kabar duka datang dari Seoul. Kim Sae Ron, aktris berbakat, ditemukan tak bernyawa di kediamannya di kawasan Seongdong. Kepergiannya yang mendadak itu seperti membuka pintu lama yang terkunci, mengungkap satu per satu kepingan cerita yang selama ini tersembunyi.
Banyak yang menduga kuat, Sae Ron mengakhiri hidupnya sendiri. Pemicunya? Diduga kuat adalah trauma child grooming yang dialaminya semasa remaja.
Gelombang dugaan ini mulai menguat awal Maret 2025. Sebuah kanal YouTube bernama Garosero Research Institute mengunggah video yang isinya cukup mengejutkan. Mereka mengklaim bahwa Kim Sae Ron pernah terlibat hubungan romantis dengan seniornya, aktor papan atas Kim Soo-hyun.
Bibi Sae Ron-lah yang memberikan pernyataan dalam video itu. Ia mengungkapkan hubungan keduanya mulai terjalin pada 2015. Saat itu, usia Sae Ron baru 15 tahun. Sementara Kim Soo-hyun sudah berusia 27 tahun.
Klaim kanal YouTube itu tak berhenti di situ. Mereka menyebut, Sae Ron pindah ke agensi milik Kim Soo-hyun, Gold Medalist, pada 2019. Ia bahkan rela meninggalkan YG Entertainment, label besarnya waktu itu. Konon, selama masih berpacaran, Sae Ron banyak membantu Soo-hyun membangun bisnis. Mulai dari memberikan kelas akting gratis hingga mengarahkan artis-artis baru.
Hubungan yang sudah berjalan enam tahun itu mulai retak. Pemicunya adalah kasus mengemudi dalam keadaan mabuk (DUI) yang menyeret nama Sae Ron pada Mei 2022.
Soo-hyun perlahan menjauh. Meski begitu, melalui agensinya, ia membantu Sae Ron melunasi denda yang mencapai sekitar 483 ribu dolar AS. Gold Medalist konon tak pernah menagih uang itu kembali. Tapi Sae Ron sendiri dikabarkan punya niat untuk bekerja keras agar bisa mengembalikannya.
Namun begitu, situasi berubah drastis setelah kontrak Sae Ron dengan Gold Medalist berakhir. Di tahun 2024, agensi itu justru mengirimkan pemberitahuan hukum, menagih pengembalian uang denda yang jumlahnya sama, 483 ribu dolar AS.
Artikel Terkait
Aghniny Haque Tolak Tawaran Film Lima Kali, Takut Dihujat Ibu-Ibu
Aurelie Moeremans Buka Luka Lama: Kisah Grooming di Balik Buku Broken Strings
Prilly Latuconsina Syok Baca Naskah, Kepala Putus dan Terkunci Peti Mati di Film Terakhir Danur
Akhir Perjalanan Risa: Danur Tutup Babak dengan Tayang IMAX Lebaran 2026