Tak cuma cerita, Aurelie juga membagikan bukti. Sebuah tangkapan layar percakapan ancaman yang dikirim ke suami Hesti. Isinya seram: ultimatum 24 jam dan ancaman akan ditempuhnya jalur hukum. Sungguh mengerikan.
Menanggapi ini, Aurelie justru menyindir. Kehidupan nyatanya kini seperti adegan film. "Bukuku belum difilmkan. Tapi live action-nya sudah jalan duluan," ujarnya. Sebuah pernyataan yang terdengar getir.
Kini, strateginya berubah. Untuk melindungi teman-temannya, Aurelie memilih diam. Tidak akan ada lagi repost. Dengan cara ini, pihak yang meneror tak akan tahu siapa saja yang sebenarnya mendukungnya. "Dengan aku tidak repost, dia tidak tahu siapa saja yang mendukungku. Dan teman-temanku bisa tetap aman dari ancaman gak jelas," lanjutnya. Logis juga, sih.
Di akhir pesannya, Aurelie berusaha meyakinkan para pendukungnya. Meski tak lagi menampakkan dukungan itu di feed, ia tetap merasakannya. "Doa dan dukungan kalian sampai kok. Diam-diam, tapi kuat," pungkasnya. Sebuah penutup yang menghangatkan.
Buku Broken Strings sendiri adalah kisah personal Aurelie. Buku itu mengangkat luka dan proses penyembuhannya setelah mengalami grooming di usia 15 tahun. Mungkin, ancaman-ancaman ini justru menjadi babak lain dari perjalanan panjangnya.
Artikel Terkait
Inara Rusli Akui Pernyataan Tak Ada Perempuan Baik-Baik Mau dengan Suami Orang Kini Menyakitkan
Bukti Nikah Siri Insan dan Inara Didesak, Jalan Damai Ditolak Kubu Mawa
Aurelie Moeremans Bongkar Luka Masa Lalu: Pernikahan Palsu dan Cengkeraman Grooming
Roby Tremonti Dituding Sebagai Bobby dalam Buku Kisah Korban Kekerasan Seksual