Safa Marwah Ungkap Rasa Malu Terbesar Usai Dituding Dekat dengan Ridwan Kamil

- Sabtu, 03 Januari 2026 | 12:45 WIB
Safa Marwah Ungkap Rasa Malu Terbesar Usai Dituding Dekat dengan Ridwan Kamil

Gosip yang menyebut Safa Marwah sebagai "simpanan" Ridwan Kamil ternyata meninggalkan bekas. Selebgram itu mengaku paling malu pada keluarganya.

Nama Safa Marwah tiba-tiba terseret pusaran skandal yang melibatkan mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil. Ia dituding sebagai pihak ketiga dalam rumah tangga Ridwan dan Atalia Praratya. Spekulasi ini memanas setelah Lisa Mariana menyebut ada perempuan berinisial "S" yang diduga dekat dengan sang mantan gubernur. Netizen pun langsung menunjuk Safa.

Tak tinggal diam, Safa akhirnya angkat bicara. Lewat keterangannya, sahabat Dinar Candy itu membantah keras semua tuduhan. Menurutnya, kabar itu cuma kebohongan belaka.

Namun begitu, dampaknya sudah terlanjur. Safa mengaku merasa sangat malu, terutama di hadapan keluarga. Ia khawatir mereka percaya pada cap negatif yang melekat, seperti sebutan "pelakor".

"Dampaknya sih malu aja, apalagi sama keluarga gitu kan. Takutnya disangkanya betul," ucap Safa, seperti dikutip dari Tribunseleb.

"Apalagi kan kalau capnya pelakor apa segala macam di Indonesia udah jelek banget kan. Malunya itu sih, dampaknya malu sama keluarga," sambungnya.

Di sisi lain, Safa mencoba tak terlalu ambil pusing dengan omongan orang lain yang tak dikenalnya. Tapi, urusan pekerjaan ikut kena imbas. Ia sempat merasa terganggu.

"Kalau sama teman apa netizen itu udah enggak peduli, karena kan ya enggak kenal juga gitu. Sempat aku kan kadang kerja live streaming ya. Live streaming kadang takutnya karena lagi ramai aku live, aku di-bully jadi enggak fokus ke jualan baju aku," jelasnya.

"Jadi takutnya nge-bully aku gitu. Jadi aku sempat ya keganggu juga sih ke pekerjaan ya," beber Safa.

Lantas, bagaimana sebenarnya hubungannya dengan Ridwan Kamil? Safa pun menceritakan awal mula perkenalan mereka. Pertemuan itu, katanya, hanya terjadi dalam acara-acara resmi.


Halaman:

Komentar