“Tapi kalau terus-terusan, kasihan dia nggak tenang. Aku mikir, kita di sini hanya sementara. Aku akan balik ke sana dan dia akan punya aku lagi.”
Ada satu cerita lain yang cukup menyentuh. Beberapa teman dekat Gary, ternyata didatangi dalam mimpi. Mendengar kabar itu, Richa punya pesan khusus yang ingin disampaikan.
“Aku bilang ke mereka, kalau dia datang lagi ke mimpi, bilang aku udah kuat,” tuturnya, menutup pembicaraan dengan kalimat yang sarat makna.
Gary Iskak meninggal dunia pada Sabtu, 29 November 2025. Usianya baru 52 tahun. Kepergiannya bermula dari sebuah insiden di Jalan Kesehatan Raya, Pesanggrahan, Jakarta Selatan. Gary mengalami kecelakaan tunggal dengan sepeda motornya, menabrak pohon hingga terlempar.
Di sisi lain, kondisi kesehatan pria itu sebenarnya sudah lama mengkhawatirkan. Sebelum insiden naas itu, Gary bergulat dengan penyakit liver kronis, hepatitis C, sirosis hati, dan pendarahan esofagus. Richa sendiri mengungkapkan, kondisi lambung suaminya sudah masuk fase akut sejak awal tahun 2025.
Artikel Terkait
Misteri Bercak Darah di Kamar Lula Lahfah Terungkap
Gugatan Rp 7 Miliar, Ressa Rosano Tuntut Pengakuan sebagai Anak Denada
Iis Dahlia Dituding Memojokkan Ressa di Tengah Kontroversi Denada
Ancaman Pistol Ussama Warnai Kisah Penyerahan Ressa, Anak Denada