Namun begitu, ia sadar suatu hari pertanyaan itu akan datang. Putrinya kini masih berusia lima tahun dan belum sepenuhnya paham situasi. Aura berjanji akan menyiapkan jawaban yang tepat nantinya.
"Mungkin suatu saat kalau dia bertanya, aku harus siapkan jawaban yang lebih wise," ungkapnya.
Di sisi lain, Aura dengan tegas menyatakan bahwa Eryck sama sekali tak pernah memberi nafkah. Ia mengakui bahwa secara norma, itu adalah kewajiban seorang ayah. Tapi ia memilih untuk tak mempersoalkannya dan menjalani hidup dengan lapang.
"Saya gak minta, dia gak ngasih, dan saya tidak mempertanyakan. Saya pikir, Allah kasih saya rezeki lebih, bikin saya mandiri," tuturnya.
"Sebenarnya kewajiban ya harus. Namanya juga ayah. Tapi balik lagi, kesediaannya, kemauannya, atau ketersediaannya ada gak. Jadi mengalir aja. Selama aku masih bisa, ya mungkin dianya gak mau, gak punya, atau apa, kita gak pernah tahu."
Pengakuan jujur Aura Kasih ini kembali menyentuh persoalan klasik: tanggung jawab orang tua setelah pernikahan berakhir. Terutama ketika satu pihak harus mengambil peran ganda, berjuang sendiri untuk masa depan anak.
Artikel Terkait
Fadly Faisal Kenang Lula: Dia Traveling ke Eropa, Tapi Pesan Rendang
Tabung Pink di Apartemen Dharmawangsa: Kematian Lula Lahfah Tetap Jadi Misteri
Irfan Hakim Buka Suara Soal Video yang Dituduh Normalisasi Penelantaran Anak
Ammar Zoni Mohon Tak Dikembalikan ke Nusakambangan Usai Sidang