William Bersiap Gulirkan Reformasi Radikal di Kerajaan Inggris

- Senin, 08 Desember 2025 | 15:10 WIB
William Bersiap Gulirkan Reformasi Radikal di Kerajaan Inggris

Reformasi Kerajaan? William Diprediksi Bakal Bawa Angin Perubahan

Isu tentang reformasi besar di dalam Kerajaan Inggris kembali mencuat. Kali ini, sorotan tertuju pada Pangeran William. Banyak yang berspekulasi, perubahan signifikan baru benar-benar akan digulirkan saat ia kelak naik takhta sebagai Raja William V.

Namun begitu, menurut pengamat kerajaan Tom Sykes dari Daily Beast dan The Royalist Substack, proses itu sebenarnya sudah dimulai. William disebut-sebut telah mengambil alih banyak peran dari ayahnya, Raja Charles III, yang tengah berjuang melawan penyakit. Hanya saja, ia melakukannya tanpa menyandang mahkota raja.

"Charles lemah, tapi William tidak sama sekali," tegas Sykes.

Ia bahkan berpendapat lebih jauh. "William sebenarnya sudah jadi Raja, hanya saja tidak bertitel."

Gebrakan yang dipersiapkan William ini konon akan berdampak luas. Tidak hanya bagi keluarga inti, tapi juga para bangsawan dan staf yang selama ini berkaitan dengan istana. Salah satu rencana radikal yang beredar adalah pencabutan gelar kebangsawanan bagi anggota keluarga yang dianggap 'tidak bekerja' untuk kerajaan atau justru menimbulkan masalah.

Jika itu terjadi, beberapa nama besar bisa terkena imbas. Pangeran Harry dan istrinya, Meghan Markle, dengan gelar Duke dan Duchess of Sussex mereka, mungkin akan kehilangan status bangsawannya. Begitu pula Putri Beatrice dan Eugenie, anak-anak dari Pangeran Andrew yang sudah bermasalah itu. Mereka berpotensi kembali menjadi warga biasa.

Di sisi lain, perubahan juga diperkirakan akan menyentuh aspek simbolis kerajaan. Istana Buckingham, yang selama berabad-abad menjadi kediaman resmi penguasa Inggris, dikabarkan tak akan lagi difungsikan sebagai rumah. Istana megah itu rencananya hanya akan menjadi kantor pusat operasional kerajaan saja.

Lalu di mana sang calon raja akan tinggal? Rumor berkembang, William dan Kate Middleton lebih memilih untuk menetap di Forest Lodge. Kediaman baru mereka itu rencananya akan mulai ditempati pada akhir 2025 mendatang.

Semua wacana ini tentu masih menunggu realisasinya. Tapi satu hal yang jelas, atmosfer di istana sepertinya sedang memanas menuju sebuah era baru.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar