Gilang Widya Pramana, yang akrab disapa Gilang Juragan 99, bersama istrinya Shandy Purnamasari, baru-baru ini turun tangan membantu korban banjir di Sumatera. Aksi sosial ini mereka lakukan sebagai wujud kepedulian nyata terhadap warga yang sedang berjuang.
Di Jakarta Pusat, tepatnya di JCC Senayan, Gilang menjelaskan rincian bantuannya pada Jumat lalu. Bersama BAZNAS, pasangan ini mendonasikan total Rp1 miliar.
"Bentuknya ada dua, uang tunai Rp 400 juta dan sisanya barang senilai Rp 600 juta," ujar Gilang.
Barang-barang itu mencakup banyak kebutuhan mendesak: pakaian, air minum, obat-obatan, popok bayi, dan berbagai perlengkapan lain yang sangat dibutuhkan di pengungsian.
Menurutnya, proses serah terima dengan BAZNAS sudah dilakukan. Dana dan bantuan itu akan segera dikirim ke sejumlah daerah yang porak-poranda, mulai dari Aceh, Sumatera Utara, hingga Sumatera Barat. "Harapan kami sederhana, bisa meringankan beban, menguatkan, dan membantu Sumatera pulih lebih cepat," tambah Gilang.
Tak cuma lewat bantuan materi, keduanya bahkan berencana untuk terjun langsung ke lokasi. Tentu saja, jika waktu dan kesempatan memungkinkan. Ini sekaligus menunjukkan komitmen mereka untuk benar-benar hadir, bukan sekadar dari kejauhan.
Shandy, di sisi lain, memberi gambaran soal logistik pengiriman. Menurutnya, agar bantuan sampai ke daerah terdalam yang sulit dijangkau, akan digunakan armada khusus.
"Dari tim BAZNAS bilang, rencananya bagian barang akan dibawa pakai pesawat Hercules," jelas Shandy.
Selain fokus pada bantuan, Gilang juga mengingatkan soal ancaman cuaca. Curah hujan yang masih tinggi dikhawatirkannya bisa memperlambat pemulihan. Ia pun berharap ada antisipasi yang lebih baik dari pihak berwenang, terutama menyoroti banjir yang juga melanda Malang.
"Semoga ke depan, hujan deras bisa diantisipasi lebih maksimal. Supaya tidak ada lagi korban berjatuhan seperti di Sumatera," harapnya.
Bencana ini rupanya membuat keluarga mereka juga ikut bersiap. Gilang mengaku sudah menyiapkan 'emergency bag' atau tas siaga bencana di rumah. "Satu tas sudah kami siapkan, berisi keperluan mendasar kalau-kalau terjadi sesuatu," katanya.
Meski begitu, harapan terbesarnya tentu agar tas itu tak perlu digunakan. Ia ingin seluruh wilayah Indonesia aman dan masyarakat bisa beraktivitas dengan tenang.
Di akhir pembicaraan, Gilang menegaskan kembali niat mereka. Intinya, kata dia, adalah bergerak dan mendukung.
"Kami di sini untuk support, untuk membantu semampu kami," tegasnya.
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah bekerja sama. Rasa syukur itu ia tunjukkan, mengapresiasi solidaritas yang tumbuh di tengah musibah.
Artikel Terkait
PRIMARIA FEST 2026 Siap Digelar di Empat Kota, Angkat Indonesian Bounce Music ke Panggung Lebih Luas
RCTI Luncurkan Healing Jalur King Nassar, Variety Show yang Padukan Curhat, Musik, dan Empati
Yenny Wahid Akui Salah Dress Code di Pernikahan El Rumi dan Syifa Hadju
Prabowo Hadiri Resepsi Pernikahan El Rumi dan Syifa Hadju, Sebut Ahmad Dhani Sahabat dan Kader Gerindra