Habib Usman Tegas Tolak Keinginan Kartika Putri untuk Steril Rahim
Kartika Putri baru saja melewati momen bahagia: melahirkan anak ketiganya, Muhammad Ali. Namun, di balik sukacita itu, ternyata ada keinginan lain yang mengemuka dari sang artis. Ia sempat berniat untuk melakukan sterilisasi rahim.
Menurut Habib Usman bin Yahya, keinginan itu muncul begitu saja. "Tadi pagi dia (Kartika) ketemu dokter," cerita Habib Usman. "Kata Kartika, kalau dia tahu dokter tawarin steril, dia mau steril."
Namun begitu, sang suami langsung bersikap tegas. Habib Usman menolak mentah-mentah rencana istrinya itu. Alasannya jelas dan bersumber dari keyakinan agamanya. "Enggak, enggak ada steril. Engggak boleh," tegasnya. "Dalam syariat enggak boleh steril."
Bagi dia, tindakan tersebut sama saja dengan menolak takdir. "Enggak boleh memutuskan rahmat Allah ataupun kehendak Allah," sambungnya. Intinya, sterilisasi dianggap sebagai bentuk penolakan terhadap rahmat dan kemungkinan yang diberikan Tuhan.
Meski steril dilarang, Habib Usman memberi penjelasan lebih lanjut. Menunda kehamilan, katanya, masih diperbolehkan dalam Islam. "Steril itu enggak boleh punya anak lagi. Kalau Allah kasih, ya, bismillah. Tapi boleh dijeda, boleh dikasih waktu," ujarnya.
Ia pun memberi contoh konkret, mengacu pada proses persalinan caesar yang dialami Kartika. "Jeda 3 tahun lagi boleh kan. Kan biasanya kalau sesar kan 2 tahun, kan, plus minus. Jadi ketiga juga boleh. Tahun ketiga maksudnya."
Kini, setelah perbincangan serius itu, pasangan selebriti ini kembali fokus pada kebahagiaan mereka. Mereka sedang menikmati setiap detik merawat sang buah hati, Muhammad Ali, yang baru lahir ke dunia.
Artikel Terkait
PRIMARIA FEST 2026 Siap Digelar di Empat Kota, Angkat Indonesian Bounce Music ke Panggung Lebih Luas
RCTI Luncurkan Healing Jalur King Nassar, Variety Show yang Padukan Curhat, Musik, dan Empati
Yenny Wahid Akui Salah Dress Code di Pernikahan El Rumi dan Syifa Hadju
Prabowo Hadiri Resepsi Pernikahan El Rumi dan Syifa Hadju, Sebut Ahmad Dhani Sahabat dan Kader Gerindra