JAKARTA – Wasiat terakhir Epy Kusnandar untuk dimakamkan di tanah kelahirannya, Garut, Jawa Barat, ternyata tak bisa dipenuhi. Sang aktor, yang wafat pada 3 Desember lalu, justru dikebumikan di TPU Jeruk Purut, Jakarta Selatan. Lantas, apa alasan keluarganya mengambil keputusan yang berbeda?
Rupanya, pertimbangan utamanya adalah kemudahan bagi keluarga yang ditinggalkan. Quentin Stanislavski Kusnandar, anak almarhum, mengakui bahwa wasiat itu memang pernah disampaikan ayahnya saat masih sehat.
“Kalau dimakamkan di Garut, akses keluarga berziarah tentu tidak akan sesering kalau di Jakarta,” ujar Quentin di lokasi pemakaman, Kamis (4/12) lalu.
Dia melanjutkan, “Sebenarnya, hanya supaya keluarga lebih dekat saja. Soalnya, anak-anak Ibu (Karina Ranau) di Jakarta semua. Adik-adiknya almarhum papi juga di sini semua. Jadi enggak apa-apa, biar kami bisa kumpul lagi di sini dengan mudah.”
Jadi, intinya sederhana: memilih Jakarta agar semua lebih praktis. Bukan mengabaikan wasiat, tapi lebih pada memprioritaskan kenyamanan keluarga yang masih hidup untuk terus mengenangnya.
Epy Kusnandar meninggal dunia di RSPON Cawang setelah berjuang melawan penyumbatan pembuluh darah di batang otak. Menjelang akhir hayatnya, ia kerap mengeluh sakit kepala hebat yang kerap disertai pingsan.
Upacara pemakaman pun berlangsung pagi itu di Blok AAII Unit Islam, TPU Jeruk Purut. Suasana haru menyelimuti, mengiringi kepergian aktor yang dikenal lewat karakter Bang Jack di "Preman Pensiun" itu.
Artikel Terkait
Ahn Hyo Seop dan Khalid Rilis Single Kolaborasi “Something Special” pada 22 Mei 2026
PRIMARIA FEST 2026 Siap Digelar di Empat Kota, Angkat Indonesian Bounce Music ke Panggung Lebih Luas
RCTI Luncurkan Healing Jalur King Nassar, Variety Show yang Padukan Curhat, Musik, dan Empati
Yenny Wahid Akui Salah Dress Code di Pernikahan El Rumi dan Syifa Hadju