Asrama Polri di Ciledug, Tangerang, digulung kobaran api pada Kamis sore. Kejadiannya sekitar pukul empat lewat lima menit. Dari laporan yang masuk, bukan cuma satu atau dua, tapi dua puluh rumah hangus dilalap si jago merah.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Tangerang, Andia S Rahman, membenarkan angka itu.
“Jumlah yang terbakar 20 rumah,” ujarnya, Kamis (16/4/2026).
Begitu laporan masuk, respon pun digelar cepat. Lima belas unit mobil pemadam berangkat, dikawal oleh lebih dari lima puluh personel. Mereka bertarung dengan api selama hampir tiga jam.
Barulah sekitar pukul tujuh lewat sepuluh malam, api berhasil dikendalikan. Namun begitu, pekerjaan belum sepenuhnya usai. Tim di lapangan masih sibuk dengan proses pendinginan, memastikan tidak ada bara tersisa yang bisa menyala kembali.
Soal apa yang memicu musibah ini, Andia menyebut penyebabnya masih gelap. “Penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan oleh pihak berwajib,” terangnya. Semuanya masih ditelusuri.
Sementara penyelidikan berjalan, perhatian dialihkan untuk menangani warga yang rumahnya musnah. Petugas sedang menyiapkan tenda-tenda pengungsian. Selain itu, masjid asrama dan gedung pertemuan di kompleks yang sama juga disiapkan sebagai tempat berteduh sementara bagi para korban. Suasana di lokasi pasti masih kalut, tapi setidaknya ada tempat untuk melepas lelah dan mengumpulkan tenaga.
Artikel Terkait
Buku “Presiden Solusi” Diluncurkan, Catat 108 Kebijakan Prabowo dalam 18 Bulan Pemerintahan
Kementerian HAM Bantah Pernyataan Menteri Pigai soal Korupsi BGN dan Hukuman Mati, Sebut Itu Hoaks
Trump: Iran dan Israel Sedang Upayakan Gencatan Senjata di Tengah Serangan Balasan
Golkar Prihatin Bupati Muara Enim Terjaring OTT KPK, Doli Soroti Lemahnya Pengawasan Daerah