Laporan tersebut mengatakan pembicaraan masih terus berlanjut, meski belum ada kesepakatan yang diraih.
Tak hanya Moonton, ByteDance dan Tencent juga berdiskusi soal akuisisi game-game populer buatan Nuverse milik ByteDance seperti "Crystal of Atland" dan "Earth: Revival".
Hubungan ByteDance dan Tencent di dunia game memang sempat memanas, meski kini dikabarkan hubungan keduanya sudah membaik.
Baru-baru ini, Tencent menggunakan jaringan iklan milik ByteDance untuk mempromosikan game terbaru mereka, DreamStar.
Tencent memiliki banyak divisi di sektor game mereka, seperti Aurora Studio Group, LightSpeed Studios, Morefun Studios, NExT Studios, TiMi Studio Group, dan Tencent Institute of Games.
Game-game yang dirilis oleh studio-studio ini termasuk Call of Duty: Mobile hingga Honor of Kings (Arena of Valor) yang dianggap sebagai saingan utama Mobile Legends: Bang Bang di MOBA Mobile.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: pilihanindonesia.com
Artikel Terkait
BELIFT LAB Tegaskan Heeseung Tak Kembali ke ENHYPEN, Fokus Karier Solo
Pejabat USDA Saksikan Finalis MasterChef Olah Salmon Alaska
Juicy Luicy Manggung Dadakan di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta
CALMA Rilis Single Spesial Happy Birthday untuk Rayakan Ulang Tahun ke-6 BIG Records Asia