"Sebut saja kekanak-kanakan, konyol, menyebalkan... Kita tumbuh menjadi perempuan, tetapi beranikah kau mempertahankan bagian jiwa yang paling sensitif dan membiarkannya memberontak..," tulis Britney.
Dan kemudian, ia menambahkan,
"Anak di dalam diri harus berbicara di saat-saat yang paling rentan. Kesedihan dan kegelapan bertahan untuk memahami kehilangan seseorang dan rasa sakit serta luka..."
Ungkapannya kemudian mengarah pada memoarnya yang terkenal, The Woman in Me. Seolah memberi pesan penutup, ia menulis,
"Terkadang melalui penderitaan, keburukan, dan pengorbanan, hal-hal yang sangat langka dan indah dapat terwujud dan dibagikan yang dapat menyentuh orang lain sehingga mereka mengerti bahwa mereka tidak sendirian..."
Ia mengakhiri dengan kalimat yang sedikit lebih optimis,
"Namun wanita dalam diri saya akan memastikan saya menemukan tujuan saya."
Munculnya unggahan emosional ini kebetulan atau mungkin tidak bertepatan dengan promosi buku baru Kevin Federline, mantan suaminya. Buku berjudul You Thought You Knew itu memuat berbagai klaim tentang Britney sebagai seorang ibu, plus tuduhan perselingkuhan yang langsung diserbu media. Situasinya jadi makin rumit, dan unggahan Britney seperti sebuah respons yang terselubung di tengah hiruk-pikuk itu.
Artikel Terkait
Klarifikasi Rully Anggi Akbar Malah Jadi Bumerang, Kuasa Hukum Korban Ucapkan Terima Kasih
Percakapan WhatsApp Ammar Zoni dan Dokter Kamelia Jadi Sorotan di Sidang Narkoba
Eva Manurung Buka Suara: Skandal Pria Brondong Sengaja Dikarang Demi Lindungi Virgoun
Pandji Pragiwaksono dan Sindiran Tajamnya yang Tak Pernah Berhenti