Dalam video terpisah, perempuan yang kerap terbuka soal kehidupan pribadinya ini bercerita bahwa tato-tato itu kini tak lagi punya makna baik. Malah sebaliknya, justru mengingatkannya pada masa-masa sulit yang pernah dilalui.
"Menurut aku pribadi, mau salib, mau tato Yesus, tato apa pun itu, terserah kalian, intinya kalian bikin tato itu apa," ujar Sheila dengan nada tenang namun tegas.
Ia melanjutkan, "Karena di saat aku bikin tato, tujuan aku itu sepertinya tidak pernah benar dan di saat aku di state mental yang juga tidak benar. Jadi, buat aku ini semua kenangan pahit, that's why aku hapus semuanya."
Proses penghapusan tato ini pun diharapkannya menjadi bagian dari upaya pembenahan diri. "Semoga Tuhan mengizinkan, menyanggupkan aku," tutupnya penuh harap.
Sebelumnya, Sheila juga sempat terbuka soal masa lalunya dalam percakapan dengan Leticia, di mana ia mengingatkan pentingnya batasan diri.
Artikel Terkait
Perfect Crown Raih Rating Perdana 7,8%, Jadi Drama Jumat-Sabtu MBC Terbaik Ketiga
Michelle Ashley Ungkap Alasan Jauh dari Pinkan Mambo demi Kesehatan Mental
Serial Animasi KIKO Season 4 Tayang Perdana di RCTI, Usung Cerita Baru di Neo Asri
Haldy Sabri Protes Ammar Zoni Bawa-bawa Nama Irish Bella dalam Pleidoi Narkoba