Nama Mauro Zijlstra tiba-tiba jadi perbincangan hangat. Pemain keturunan Belanda-Indonesia ini resmi akan membela Timnas Indonesia, kabar yang tentu menggembirakan bagi para penggemar sepak bola tanah air.
Proses naturalisasinya sendiri sudah selesai. Mauro secara resmi menjadi Warga Negara Indonesia sejak 29 Agustus 2025 lalu.
Lahir di Zaandam, Belanda, tepatnya pada 9 November 2004, pemain berusia 20 tahun ini punya cerita menarik soal latar belakangnya. Meski lahir dan besar di Eropa, darah Indonesia mengalir dari neneknya yang asli Bandung, Jawa Barat.
Postur tubuhnya yang 188 cm jelas jadi modal berharga. Di kotak penalti, Mauro dikenal sebagai pemain yang sulit diatasi, terutama dalam soal duel udara. Kemampuan itu jadi senjata andalannya.
Perjalanan kariernya dimulai dari akademi AZ Alkmaar. Kemudian, di tahun 2019, ia pindah ke AFC Amsterdam. Di klub inilah ia berkembang, naik perlahan dari tim U-17 hingga akhirnya bermain untuk U-21.
Titik baliknya terjadi pada 2022. NEC Nijmengen merekrutnya, dan di sinilah ia benar-benar bersinar. Statistiknya cukup mencengangkan: 18 gol dari 26 pertandingan. Performa tajam itu otomatis membuat banyak pihak meliriknya.
Kesempatan bermain di level senior akhirnya datang. FC Volendam, klub yang baru promosi ke Eredivisie, membawanya ke skuad utama di tahun 2024. Pada musim 2024/2025, ia tampil tujuh kali, termasuk di KNVB Cup, dan turut membantu Volendam juara Eerste Divisie.
Nilai pasarnya? Menurut catatan Transfermarkt per Juni 2025, harganya sekitar 75 ribu euro atau setara Rp1,3 miliar. Tapi angka itu diprediksi bakal naik, mengingat usianya masih sangat muda dan ia punya peluang besar tampil di liga top Belanda.
Yang menarik, Mauro ini pemain yang serba bisa. Posisi aslinya striker, tapi ia juga bisa diandalkan sebagai second striker atau bahkan gelandang serang. Selain soal fisik dan heading, ia punya kecepatan plus dribel yang lumayan lincah. Kemampuan itu sering bikin pertahanan lawan kewalahan.
Dengan pengalaman di Eropa dan darah Indonesia yang dimilikinya, Mauro jelas jadi aset berharga untuk jangka panjang. Ia juga berpotensi jadi partner yang cocok untuk penyerang muda lain, misalnya Jens Raven.
Debutnya bersama Timnas Indonesia sudah terjadi. Ia turun dalam laga FIFA Matchday melawan Taiwan, Jumat (5/9/2025), di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya.
Hasilnya? Indonesia menang telak 6-0. Pertandingan itu juga jadi momen bersejarah untuk dua pemain naturalisasi baru: Mauro Zijlstra dan Miliano Jonathans, yang resmi jadi WNI di akhir Agustus.
Mauro masuk menggantikan Ramadhan Sananta di menit ke-65. Sementara Miliano bermain enam menit setelahnya, menggantikan Beckham Putra. Meski belum mencetak gol, keduanya menunjukkan kualitas lewat peluang-peluang berbahaya yang berhasil mereka ciptakan.
Itulah sekilas profil Mauro Zijlstra, salah satu wajah baru yang diharapkan bisa membawa angin segar untuk masa depan Timnas Indonesia.
Artikel Terkait
Pengacara Nilai Permintaan Maaf Sarwendah Tak Tulus karena Tak Langsung Ditujukan ke Ruben Onsu
Aurel Hermansyah Ungkap Hari Terburuk Jadi Ibu Usai Putrinya Azura Jatuh dari Tangga dan Dirawat di RS
Surya Saputra Laporkan Akun Palsu di X yang Catut Namanya untuk Sebar Ujaran Kebencian, Ternyata Penggemar Arya Saloka
Aktor China Jin Ze Meninggal Dunia di Usia 33 Tahun, Agensi Minta Publik Hormati Privasi Keluarga