"Hal itu hanya mungkin jika utang tersebut muncul sebelum perceraian disahkan dan proses pembagian harta gono-gini belum selesai dilakukan. Itu pun dengan syarat-syarat yang ketat," ujar Chris Sam Siwu.
Mobil yang Disorot Dibeli Setelah Perceraian
Chris menegaskan bahwa dalam kasus mobil mewah yang menjadi sasaran debt collector ini, kendaraan tersebut ternyata dibeli oleh Ruben Onsu setelah perceraian mereka selesai. Fakta ini semakin menguatkan posisi bahwa penagihan utang ke Sarwendah adalah tidak tepat.
"Mobil yang dimaksud dan didatangi debt collector, berdasarkan pengecekan kami, dibeli setelah perceraian terjadi. Jadi, sangat tidak logis dan tidak pada tempatnya untuk disambungkan lagi dengan klien kami," tuturnya.
Lokasi Mobil yang Sebenarnya di Bengkel
Lebih lanjut, Chris mengungkapkan informasi dari kuasa hukum Ruben Onsu, Minola Sebayang, yang menyatakan bahwa mobil yang dicari oleh debt collector tersebut saat ini sedang berada di bengkel. Hal ini semakin menimbulkan pertanyaan besar mengapa rumah Sarwendah justru menjadi sasaran penagihan.
"Keberatan kami bukan pada lokasi mobilnya, tetapi pada alasan mendasar mengapa klien kami bisa didatangi debt collector untuk sebuah utang yang tidak ada hubungan hukumnya pasca perceraian," pungkas Chris.
Artikel Terkait
Perfect Crown Raih Rating Perdana 7,8%, Jadi Drama Jumat-Sabtu MBC Terbaik Ketiga
Michelle Ashley Ungkap Alasan Jauh dari Pinkan Mambo demi Kesehatan Mental
Serial Animasi KIKO Season 4 Tayang Perdana di RCTI, Usung Cerita Baru di Neo Asri
Haldy Sabri Protes Ammar Zoni Bawa-bawa Nama Irish Bella dalam Pleidoi Narkoba