Mediasi pertama yang digelar pada 31 Oktober lalu belum membuahkan hasil positif. Kedua pihak sepakat untuk melanjutkan proses mediasi guna mencari penyelesaian terbaik atas perselisihan mereka.
Laporan Erika Carlina terhadap DJ Panda bermula dari dugaan ancaman melalui grup WhatsApp. Dalam laporannya, Erika menyebutkan bahwa DJ Panda mengancam akan menghancurkan kariernya di dunia hiburan.
Selain tuduhan pengancaman, DJ Panda juga diduga menyebarkan informasi tidak benar mengenai status anak Erika dan memberikan label psikopat terhadapnya. Yang lebih serius, DJ Panda dituding berencana menyebarkan data pribadi sensitif Erika termasuk foto USG ke grup WhatsApp beranggotakan 500 orang.
Kasus ini terus berkembang dan menjadi perhatian publik, terutama mengingat kedua pihak merupakan figur publik di industri hiburan tanah air.
Artikel Terkait
Perfect Crown Raih Rating Perdana 7,8%, Jadi Drama Jumat-Sabtu MBC Terbaik Ketiga
Michelle Ashley Ungkap Alasan Jauh dari Pinkan Mambo demi Kesehatan Mental
Serial Animasi KIKO Season 4 Tayang Perdana di RCTI, Usung Cerita Baru di Neo Asri
Haldy Sabri Protes Ammar Zoni Bawa-bawa Nama Irish Bella dalam Pleidoi Narkoba