Berat Badan Anak Sulit Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan

- Rabu, 08 April 2026 | 22:20 WIB
Berat Badan Anak Sulit Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan

Pada bayi, waspadai jika ia sering berhenti-berhenti saat menyusu, berkeringat dingin selama menyusu, atau berat badannya stagnan. Infeksi saluran napas seperti batuk-pilek yang berulang juga patut dicurigai. Tentu saja, warna kebiruan di area bibir dan kuku adalah alarm yang jelas.

Sementara pada anak yang lebih besar, gejalanya bisa berupa gampang lelah saat bermain, pertumbuhan yang lambat, keluhan nyeri dada, atau jantung yang berdebar-debar tanpa sebab jelas. Bahkan, bentuk ujung jari yang membulat juga bisa menjadi petunjuk.

Nah, di sinilah deteksi dini memegang peran krusial. Dokter biasanya akan memulai dengan pemeriksaan fisik, mendengarkan bunyi jantung, dan mengukur saturasi oksigen. Bila diperlukan, serangkaian pemeriksaan lanjutan seperti EKG, rontgen dada, dan echocardiography (USG jantung) akan dilakukan. Untuk kasus yang kompleks, CT scan atau kateterisasi jantung mungkin dibutuhkan untuk memetakan masalah secara detail.

Setelah diagnosis pasti ditegakkan, penanganannya beragam. Bisa dimulai dari terapi obat, tindakan non-bedah, hingga operasi korektif untuk memperbaiki struktur jantung.

Menyikapi hal ini, Direktur Bethsaida Hospital Gading Serpong, dr. Margareth Aryani Santoso, menekankan pentingnya layanan yang terpadu.

"Pelayanan jantung yang komprehensif, dari deteksi dini sampai penanganan tepat, didukung teknologi dan tim yang berpengalaman, itu kuncinya. Itu yang bisa memaksimalkan hasil perawatan," tegasnya.

Pesan untuk orang tua jelas: jangan anggap remeh tanda-tanda gangguan tumbuh kembang pada anak. Jika ada gejala yang mencurigakan, jangan tunda untuk memeriksakannya ke dokter spesialis. Tindakan yang cepat dan tepat bukan cuma menyelamatkan kondisi kesehatan anak hari ini, tapi juga membuka jalan bagi kualitas hidup yang lebih baik di masa depannya.

Editor: Hendra Wijaya


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar