"Dengan Basic Talent Search, kami membuka gerbang ke 50 juta profil kandidat secara gratis."
Dengan begitu, perusahaan kecil pun bisa menjalankan rekrutmen secara proaktif layaknya korporat raksasa. Ethika berpendapat, strategi lama yang cuma mengandalkan iklan lowongan pasif sudah tidak cukup efektif lagi. Saat ini butuh pendekatan yang lebih lengkap: menarik kandidat aktif sekaligus memburu kandidat pasif orang-orang berkualitas yang mungkin tidak sedang melamar, tapi terbuka untuk tawaran menarik.
Lalu, apa sih keunggulan fitur baru ini? Pertama, akses ke database masif berisi jutaan profil yang sudah diverifikasi. Kedua, sistem pencariannya didukung AI, sehingga bisa menyaring kandidat dengan kata kunci yang sangat spesifik. Perusahaan juga dapat koneksi gratis setiap bulan untuk mengakses data puluhan juta profil di Indonesia. Verifikasi data ini penting, karena menjamin keaslian dan membangun kepercayaan terhadap kandidat.
Bagaimana dari sisi pencari kerja? Jobstreet juga memberi perhatian. Kini ada fitur pengaturan halaman profil, di mana pengguna bisa memilih agar profilnya "bisa dicari" dan terlihat oleh rekruter.
Perubahan sederhana pada setelan ini ternyata bisa membawa dampak besar. Peluang untuk dilirik oleh perekrut jadi lebih terbuka lebar. Jadi, ini semacam langkah win-win solution bagi kedua belah pihak.
Artikel Terkait
Mister Aladin Tawarkan Paket Tur 4 Hari Bangkok-Pattaya Mulai Rp 6,6 Juta
TXT Dikritik karena Diduga Gunakan AI Murahan di Trailer Comeback
Putri Akbar Tandjung, Karmia Krissanty, Wafat Setelah Berjuang Melawan Kanker
Java Jazz Festival 2026 Pindah ke NICE PIK 2, Penyelenggara Siapkan Transportasi Khusus